Masyarakat Sulsel Diimbau Tak Tergiur Rayuan Pinjol

LIMAPAGI - Polda Sulawesi Selatan (Sulses) mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur rayuan pinjaman online alias pinjol. Sulsel merupakan wilayah yang sangat strategis ataukah kerap dijadikan kejahatan online, termasuk penipuan pinjol.

"Kasus penipuan modus pinjaman online telah meresahkan masyarakat karenanya hal ini menjadi salah satu perhatian serius Polri, khususnya jajaran Polda Sulsel," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan, dalam keterangannya, Minggu, 17 Oktober 2021.

Zulpan mengatakan pinjaman online bukan fenomena baru di Sulsel. Pada awal 2020, Polda Sulses menangkap jaringan pelaku kejahatan pinjaman online.

Modusnya adalah, para pelaku beraksi dengan meminta kepada korban atau calon kreditur membayar uang administrasi.

Baca Juga: Pelajari Ciri-ciri Pinjol Ilegal Ini, Jangan sampai Terjerat

"Kasus seperti ini pernah terjadi di Sulsel. Kita harapkan tidak terulang lagi," ucapnya.

Kata dia, warga menjadi korban pinjol disebabkan kondisi ekonomi yang sakit akibat pandemi Covid-19. Kondisi ekonomi keluarga yang kurang baik juga turut mempengaruhi.

Alhasil sangat rentan membuat sebagian masyarakat kurang berfikir jernih, dan hati-hati sehingga tergiur tawaran pinjaman online yang tidak masuk akal.

"Saya imbau masyarakat kota Makassar dan seluruh daerah Sulsel agar ekstra hati-hati dalam menerima tawaran yang berkedok pinjol khususnya, agar terhindar dari hal-hal yang kita tidak inginkan," harap E. Zulpan.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post