Ingin Berkarier di Industri E-Commerce? Simak 6 Tips Penting Ini

LIMAPAGI - Seiring dengan berjalannya waktu, industri e-commerce Tanah Air semakin menunjukan ketangguhannya bersamaan dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan informasi digital yang semakin canggih.

E-commerce melalui fitur-fitur yang dimilikinya, menawarkan beberapa kemudahan bagi calon pembeli mulai dari pencarian produk, add to cart, hingga kemudahan dalam hal pembayaran yang dapat dilakukan dengan hanya mengandalkan teknologi digital.

Baca Juga: Transaksi E-commerce Meroket! Bisa Tembus Rp395 Triliun di 2021

Atas dasar hal itu, Senior Manager, Employer Branding Lazada Indonesia Samuel Ray membagikan beberapa tips bagi generasi muda khususnya Gen-Z yang ingin mengambil kesempatan untuk berkarier di industri e-commerce. Samuel mengatakan, industri e-commerce memiliki berbagai fasilitas menarik dan unik seperti kantor modern dengan ruang rekreasi warna warni dan penuh snack dan hiburan, lingkungan kerja yang penuh dengan talenta muda dan kreatif.

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang dapat menarik minat generasi muda untuk berkarir di industri e-commerce.

Baca Juga: E-commerce Laris Manis, Angkutan Kargo di Bandara AP II Melesat 30 Persen

"Program pengembangan karir yang mumpuni serta kesempatan merasakan bekerja di industri yang sedang tren dan dianggap bisa mendorong peningkatan karir secara cepat menjadi beberapa faktor penarik generasi muda untuk berbondong-bondong melamar ke perusahaan e-commerce," kata Samuel dalam keterangan diterima Limapagi, Sabtu 31 Juli 2021.

Berikut ini beberapa tips yang diberikan Samuel untuk generasi muda yang ingin memulai langkah kariernya melalui sektor digital khususnya dalam bidang e-commerce.

Pahami Kualifikasi dari Posisi yang Hendak Dilamar

Coba refleksikan dirimu dan cari tahu keahlian apa yang harus kamu tingkatkan demi bisa mendapatkan posisi yang kamu inginkan. Meski butuh waktu dan usaha, tetaplah bersemangat dan terus tingkatkan kemampuanmu.

Susun Resume atau Curriculum Vitae (CV)

CV menjadi kesan pertama dari setiap pelamar. Tim Human Resources (HR) di perusahaan ternama biasanya menerima ratusan bahkan ribuan CV setiap bulannya. Mereka tentu tidak punya waktu untuk membaca CV yang panjang. Susun CV mu dengan singkat namun jelas dan bisa menjelaskan seluruh pengalamanmu. Sebaiknya gunakan layout yang sederhana sehingga CV-mu mudah dibaca cepat oleh tim HR.

Persiapkan Diri Sebaik-baiknya untuk Wawancara

Saat mendapat undangan untuk wawancara, cari tahu mengenai perusahaan e-commerce yang kamu tuju, termasuk informasi atau berita terkini tentang perusahaan tersebut. Dengan demikian kamu bisa lebih siap bila ada pertanyaan terkait. Selain itu, pelajari juga soal industrinya karena pengetahuan ini bisa menjadi nilai tambah. Kamu juga bisa mencari tahu tentang profil orang yang akan mewawancarai kamu.

Pengetahuan tentang pewawancara bisa kamu gunakan, misalnya untuk mempersiapkan pertanyaan yang relevan dengan latar belakang pewawancara, atau sekedar untuk melempar bahan pembicaraan demi mencairkan suasana. Tampaknya sepele, tapi percayalah, tips ini biasanya berhasil menarik perhatian si pewawancara.

Bersikap Jujur dan Tetap Menjadi Diri Sendiri

Saat wawancara, kamu bisa menampilkan diri sebagai orang yang percaya diri, mau belajar dan siap menjadi bagian dari tim di perusahaan tersebut. Namun, tetaplah menjawab setiap pertanyaan dengan jujur, bersikap sewajarnya dan tetap menjadi diri sendiri.

Pewawancara atau recruiter sesungguhnya akan lebih menghargai calon karyawan yang jujur akan kekuatan dan kelemahan dirinya sebagai tanda pengenalan akan diri. Siapa tahu dengan memahami kekuatan dan kelemahanmu, kamu justru bisa ditawarkan posisi yang lebih sesuai dengan
kemampuanmu.

Pertimbangkan Penawaran Gaji dengan Bijak

Saat kamu telah berhasil melewati rangkaian wawancara dan mendapatkan penawaran gaji, pertimbangkan dengan matang. Jumlah gaji yang akan kamu dapatkan setiap bulannya memang penting, namun jangan lupa, ada faktor lain yang perlu kamu pertimbangkan juga.

Penawaran terkait asuransi atau fasilitas kesehatan, program pengembangan karir di perusahaan, dan kesempatan belajar langsung dari ahlinya termasuk hal-hal yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan.

Jangan Ragu untuk Memanfaatkan Program dan Fasilitas Kantor

Bila kantor barumu punya program pelatihan, segera manfaatkan dan ikuti sebanyak mungkin program pengembangan diri yang ada. Kalau kemampuan kamu berkembang, tentu tidak hanya timmu yang mendapatkan keuntungan, tapi ini menjadi bekal pertumbuhan karirmu nanti. Bahkan di saat kamu sudah berpindah kantor nantinya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.