Google Tak Izinkan Aplikasi Pinjol Ilegal Masuk ke Play Store

LIMAPAGI - Google mengumumkan bahwa perusahaan turut andil dalam menangani layanan pinjaman online (pinjol) ilegal di Indonesia.

Aplikasi pinjol ilegal semakin marak digunakan masyarakat karena tawaran kemudahan dalam meminjam uang. Meski demikian, tak sedikit yang mengalami dampak buruknya, seperti bunga terlalu besar, hingga jaminan dibawa kabur.

Baca Juga: Polda Jabar Minta Korban Intimidasi Pinjol Ilegal Segera Lapor Polisi

Menanggapi hal tersebut, Google secara resmi hanya akan mengizinkan aplikasi pinjaman online yang diberi lisensi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami tidak mengizinkan aplikasi yang menawarkan produk dan layanan keuangan yang menipu atau berbahaya kepada pengguna. Kami hanya mengizinkan aplikasi pinjaman pribadi yang diberi lisensi OJK Indonesia," tulis Google, dalam keterangan di situs resminya, dikutip Limapagi.id, Jumat (15/10/2021).

Artinya, kebijakan itu mewajibkan pengembang aplikasi pinjaman untuk menyertakan dokumen OJK sebagai bukti, jika ingin aplikasinya masuk di Google Play Store.

Baca Juga: Google Hapus Aplikasi yang Sering Mengintip Aktivitas Pengguna

"Lengkapi pernyataan aplikasi pinjaman untuk Indonesia dan berikan dokumentasi OJK untuk mendukung pernyataan. Pastikan bahwa akun developer mencerminkan nama bisnis terdaftar terkait yang diberikan melalui pernyataan Anda (dari OJK)," tambah Google.

Saat ini, aplikasi pinjol ilegal di Play Store sudah dihapus sehingga tidak akan bisa ditemukan. Namun jika masih ada yang muncul, aplikasi pinjol tak berizin OJK tidak akan bisa diunduh.&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post