Blank Spot Jaringan Internet Jawa Barat Turun, Tinggal 141 Titik

LIMAPAGI - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Setiaji, mengatakan wilayah blank spot yang belum ter-cover jaringan internet tinggal 141 titik di Jawa Barat.

Angka tersebut berangsur-angsur turun sejak 2019. Pada masa itu mencapai 700 titik.

"Kami mencoba menyempurnakan penyediaan internet tersebut. Kalau yang biasa dilakukan itu coveragenya hanya 100 meter paling jauh. Masyarakat tetap harus datang ke lokasi hotspot sehingga tidak cocok untuk kondisi pandemi Covid-19 saat ini," ucap Setiaji dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 29 Juli 2021.

Rencananya, Diskominfo Jabar akan melakukan penguatan jaringan internet di berbagai lokasi dengan jumlah kurang lebih 141 desa di 15 kabupaten. Penguatan tersebut dilakukan dengan menyediakan tower-tower per kawasan.

Baca Juga: Ganjar Pranowo: Pandemi Kok Ngajak Demo

Artinya, lanjut Setiadi, masyarakat di 5 desa tapi satu kawasan masih bisa mengakses internet dikarenakan ada tower tersebut.

"Jadi ada daerah yang berdekatan misalkan, satu kawasan tersebut ada tiga, lima, dan tujuh desa. Jadi satu kawasan tersebut kami cover internet sehingga masyarakat dari rumah pun bisa mengakses internet," tuturnya.

Kendati demikian, Setiaji menambahkan, jaringan internet di wilayah blank spot diharapkan tidak diperuntukkan mengakses konten negatif. Kemudian, masyarakat juga diminta untuk memelihara infrastruktur jaringan internet serta mengelola secara bersama-sama.

"Jangan digunakan untuk mengakses konten negatif atau berita hoaks. Kami berharap pembangunan jaringan internet menjadi milik bersama bukan swasta atau pemerintah," pungkasnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post