BNPB: 22 Orang Meninggal dan 27 Orang Hilang usai Erupsi Gunung Semeru

LIMAPAGI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penambahan korban meninggal dunia imbas erupsi Gunung Semeru, Sabtu, 4 Desember 2021. Dari semula 15 orang, total korban meninggal dunia per Senin, 6 Desember 2021 pukul 17.30 menjadi 22 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom) BNPB Abdul Muhari menuturkan korban meninggal berasal dari dua kecataman, yaitu Pronojiwo dan Candipuro.

"Jumlah korban meninggal yang dilaporkan oleh Pusdalops BNPB(Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana) itu 22 orang. Di kecamatan Pronojiwo 14 orang, kemudian di Candipuro 8 orang," ucap Abdul dalam konferensi pers di BNPB, Senin, 6 Desember 2021.

Baca Juga: Guguran Awan Panas Diprediksi Masih Terjadi Pasca Erupsi Semeru

Ia menjelaskan dari 14 orang yang meninggal dunia di Pronojiwo, lima orang masih belum dapat teridentifikasi. Jasad kelima orang tersebut, kata dia dua orang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian dan tiga orang lainnya ditemukan di Kelurahan Koboka, pada 14.15.

Adapun dari 13 orang yang meninggal dunia dan teridentifikasi, 12 orang sudah dimakamkan, 9 di antaranya dari Desa Pronojiwo. Sementara itu, untuk korban meninggal di kecamatan Candipuro berjumlah delapan orang. Di mana, satu orang belum teridentifikasi.

Menurut dia saat ini masih ada 27 orang yang dinyatakan hilang pasca-erupsi Gunung Semeru. 27 orang tersebut, saat ini sedang dicari oleh tim pencarian dan penyelamatan korban.

"Masih ada 27 korban hilang yang saat ini masih menjadi fokus pencarian," tuturnya.

Selain laporan korban meninggal dan hilang, pihaknya juga melaporkan ada 5.205 masyarakat terdampak letusan Gunung Semeru. Baik itu di dua kecamatan terdampak maupun delapan kecamatan yang terimbas debu vulkanik.

Adapun total pengungsi saat ini 2.042 tersebar di 19 titik. Dengan rincian 305 pengungsi di 11 titik di Pronojiwo, 1136 pengungsi di empat titik Candipuro, dan 563 pengungsi di empat titik di Pasirian.

KABAR LAINNYA