Viral! Begini Momen Pengembalian Uang Bansos Warga yang Sempat Dipotong

LIMAPAGI - Pengurus RW. 05 Kelurahan Beji, Kota Depok, akhirnya mengembalikan uang bantuan sosial (bansos) warga sebesar Rp50 ribu yang sempat dipotong. Diduga, pengembalian uang dilakukan, setelah warga memviralkan pemotongan bansos di media sosial.

Sebelumnya, seorang warga Depok melaporkan adanya pemotongan uang bansos Covid-19 oleh pengurus RT/RW di Kelurahan Beji. Warga yang harusnya menerima uang bansos sebesar Rp600 ribu dikenakan pemotongan Rp50 ribu dengan dalih perbaikan ambulans.

"Min, kemarin saya antar istri ambil bansos sebesar Rp600 ribu. Tapi dipotong Rp50 ribu oleh mereka dengan alasan bensin ambulan. Semua orang yang ambil bansos di sana langsung dipotong Rp50 ribu," tulis laporan warga dalam unggahan Instagram @Depok24jam, Rabu, 28 Juli 2021.

Kemudian, Ketua RW. 05 Kelurahan Beji sempat mengklarifikasi, pengurangan uang bansos itu bukanlah potongan, tapi donasi untuk perbaikan ambulans dan kain kafan gratis untuk warga.

Baca Juga: Koalisi Perlinsos: 9.198 Keluarga Miskin Tak Dapat Bansos saat Pandemi

Tanpa sepengetahuan warga, keputusan pemotongan uang bansos telah disepakati ketua RT, ketua RW, dan pengurus bansos. Oleh karena masalah tersebut telah menjadi sorotan publik, akhirnya Ketua RW. 05 memutuskan untuk mengembalikan semua uang donasi yang dipotong dari penerima bansos.

Momen pengembalian uang potongan bansos diabadikan lewat sebuah video yang kemudian viral, salah satunya diunggah akun @dpok24jam. Menanggapi peristiwa tersebut sejumlah warganet pun ikut memberikan tanggapan mereka di kolom komentar.

"Masa donasi ambulans dikutip dari penerima bansos. Penerima bansos ya orang teridentifikasi rentan miskin atau miskin. Donasi ambulans tagih dari orang-orang kaya lah," kata @anggakdinata.

"Kalo kagak viral juga ga dibalikin," ujar @mr.abdussalam.

Reka Kumara
Reka Kumara

A reporter who focuses on entertainment and lifestyle, such as writing articles related to general facts, viral news, movies and celebrities.

 Education background: Medan Area University, Bachelor of Communication Science.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post