Puan Sebut DPR Sahkan RUU TPKS Jadi Inisiatif Pekan Depan

LIMAPAGI - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani menyatakan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) bakal disahkan menjadi RUU inisiatif DPR pada pekan depan atau 18 Januari 2022.

Dengan begitu, kata dia RUU TPKS bisa segera dibahas DPR dengan pemerintah.

"Insya Allah, hari Selasa, 18 Januari 2022, akan dapat disahkan menjadi RUU inisiatif DPR. Selanjutnya, akan dibahas bersama-sama dengan pemerintah," kata Puan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 11 Januari 2022.

Baca Juga: Lindungi Korban Kekerasan Seksual, Jokowi Desak Pengesahan RUU TPKS

Menurut Politikus PDI Perjuangan ini RUU TPKS menjadi prioritas pada Rapat Paripurna Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021-2022 DPR. Karena, penyususnan RUU TPKS sudah selesai dibahas di Badan Legislasi.

"Penyusunan naskah dan harmonisasi RUU TPKS telah selesai dilakukan di Baleg DPR," ujarnya.

Seperti dilansir dari Antara, Puan menilai RUU TPKS telah menjadi kebutuhan hukum nasional yang perlu segera dibahas dan ditetapkan oleh DPR bersama pemerintah seiring peningkatan berbagai kasus kekerasan seksual di Tanah Air.

Hal tersebut, juga ditegaskan Presiden Joko Widodo yang mendesak pembahasan dan pengesahan RUU TPKS kepada Menteri Pemberadayaan Perempuan dan Anak (Menteri PPPA) dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) bersama DPR.

Puteri presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri ini pun berharap, dengan adanya RUU TPKS dapat memperkuat perlindungan dari tindakan kekerasan seksual dan mempertajam paradigma untuk berpihak kepada korban.

Baca Juga: Jokowi Perintahkan Pengesahan RUU TPKS, Apa Respons Menteri PPPA DPR?

Sejumlah kasus kekerasan seksual menjadi sorotan publik beberapa waktu terakhir. Teranyar, kasus kekerasan seksual anak di bawah umur dengan korban AA yang terjadi di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Gadis yang baru duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu dicabuli pria bernama Edi Warman yang tak lain paman dari korban . Pencabulan disertai ancaman dilakukan pelaku tak hanya sekali tapi sudah berulang.

KABAR LAINNYA