BPBD Papua Dirikan Posko dan Dapur Umum untuk Korban Banjir Jayapura

LIMAPAGI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD ) Provinsi Papua mendirikan posko dan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan warga terdampak maupun mengungsi. akibat banjir di Jayapura. Lokasi dapur umum ini terletak di kantor BPBD Provinsi Papua.

Berdasarkan informasi Manajer Pusat Pengendalian Operasi BPBD Provinsi Papua Jonathan Koirewoa, hingga Jumat 7 Desember 2022 pukul 16.00 WIB sedikitnya 1.000 warga mengungsi akibat kejadian ini.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. Abdul Muhari mengatakan, para tim gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi Papua, BPBD Kota Jayapura, Basarnas, TNI-Polri, Rapi, Orari, Tsbk dan Dompet Dhuafa terus berupaya melakukan evakuasi dan memberikan penanganan darurat di lokasi.

“Untuk sementara, posko penanganan darurat telah didirikan di BPBD Kota Jayapura,” jelas Muhari dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Baca Juga: Jayapura Dikepung Banjir: 6 Orang Tewas, RS Terendam dan Listrik Padam

Muhari menjelaskan, hasil kaji cepat menyebutkan, kebutuhan mendesak saat ini meliputi bantuan logistik, peralatan dan personel.

Kondisi banjir yang masih menggenangi Pasar Youtefa dengan tinggi muka air berkisar 3 meter dan beberapa titik longsor menjadi kendala tersendiri dalam melakukan penanganan darurat.

Sementara itu, akibat bencana banjir dan tanah longsor di Jayapura mengakibatkan 7 orang meninggal dunia., Rincian 1 meninggal dunia diakibatkan banjir dan 6 lainnya diakibatkan tanah longsor.

Baca Juga: 7 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Jayapura

Seluruh korban meninggal telah dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Polda Papua. Sebagai respon cepat, BNPB segera mengirimkan personel untuk melakukan pendampingan BPBD setempat dalam melakukan penanganan darurat.

KABAR LAINNYA