Kembangkan Mobil Listrik, CEO Tesla Elon Musk Sindir Apple

LIMAPAGI - Apple dilaporkan sedang membangun kendaraan self-driving listrik di bawah proyek Titan. Langkah Apple mengembangkan kendaraan otonom ini tampaknya mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan, termasuk CEO Tesla, Elon Musk.

Elon Musk menyindir Apple dengan mengatakan Apple terlalu banyak menggunakan kobalt di baterai perangkat mereka.

Baca Juga: Apple Hadapi Krisis Semikonduktor, Pengaruhi Produksi iPhone

"Apple menggunakan hampir 100 persen kobalt dalam baterai di ponsel dan laptop mereka, tetapi Tesla tidak menggunakan kobalt dalam kemasan besi-fosfat, dan hampir tidak ada dalam kimia berbasis nikel," ujarnya, melansir dari CNBC, Rabu (28/7/2021).

Kobalt merupakan mineral hasil tambang di negara Republik Demokratik Kongo yang sedang ada kasus pelanggaran hak asasi manusia, seperti mempekerjakan anak.

Pada 2019, beberapa perusahaan teknologi, termasuk Tesla dan Apple digugat karena anak-anak Kongo meninggal dunia dan terluka setelah menambang kobalt untuk memasok mereka.

"Pada basis rata-rata kami menggunakan sekitar 2 persen kobalt dibandingkan dengan Apple dengan 100 persen," imbuhnya.

Menurutnya, anggapan bahwa Tesla menggunakan banyak kobalt untuk bahan utama dalam produksi sel lithium-ion adalah hal yang salah.

Selain itu, Musk juga menyindir mengenai praktek Apple yang menutup ekosistem terhadap perusahaan lain dengan sistem bernama 'Walled Garden'. Sistem ini yang bisa mengontrol aplikasi apa saja yang boleh dipasang di App Store.

"Saya rasa kita ingin menekankan bahwa tujuan kami adalah mendukung datangnya energi berkelanjutan. Ini bukan untuk menciptakan walled garden dan menggunakannya untuk memukul pesaing kita," kata Musk, saat ditanya tentang pihaknya yang mengizinkan kompetitor menggunakan jaringan charger mobilnya.

Baca Juga: iPhone 13 Belum Dirilis Sudah Ada Bocoran iPhone 14 Pro

Sebagai informasi, proyek kendaraan listrik Apple telah menarik sejumlah insinyur dan eksekutif dari Tesla, termasuk mantan Senior Vice President of Engineering Tesla, Doug Field.

Sejak 2018, Field justru beralih dan menjalankan proyek kendaraan Apple tersebut setelah ia bekerja selama lima tahun di Tesla.&
&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post