Sepanjang 2021, Dana Kelolaan BRI Tumbuh 9,2 Persen

LIMAPAGI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengakselerasi kinerja bisnis wealth management. Dengan begitu, dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) BRI meningkat 9,2 persen year on year di penghujung 2021.

“BRI senantiasa menawarkan instrumen produk dengan risiko yang aman. Investasi dan proteksi bekerja sama dengan Manager Investasi, Asuradur maupun Sekuritas yang terpercaya dan berpengalaman,” kata Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani, Kamis 6 Januari 2022.

Baca Juga: BRI Sudah Salurkan 80,5 Persen Kredit untuk UMKM

Menurut dia, Fee Based Income (FBI) Investasi BRI dan FBI Bancassurance BRI juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 45,5 persen yoy dan 23,7 persen yoy di 2021.

"Secara keseluruhan, FBI BRI sendiri meningkat sebesar 27,3 persen secara yoy," ujarnya.

Baca Juga: Periode Natal dan Tahun Baru, BRI Siapkan Dana Rp30,4 Triliun

Selain itu, sebagai mitra distribusi, BRI mencatat total penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pada primary market BRI meningkat sebesar 21 persen yoy. Handayani mengatakan, BRI telah menyiapkan strategi untuk memperkuat edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat, dengan headline "Wealth Management For All".

Di samping itu, dalam rangka optimalisasi sinergi di BRI Group, BRI Wealth Management terus melakukan kolaborasi dengan perusahaan anak, antara lain melalui penambahan produk investasi BRI serta produk Bancassurance BRI di sepanjang tahun 2021. Upaya tersebut, lanjut Handayani, akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen BRI dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat dan nasabah.

"BRI optimistis bisnis wealth management memiliki prospek cerah dan akan terus tumbuh ke depannya sebagai komitmen mitra terpercaya dalam menghadapi iklim investasi dan proteksi di era yang baru," ujarnya.

Saat ini, BRI memiliki total 175 outlet layanan nasabah prima BRI yang terdiri dari 1 Signature Private BRI Outlet, 31 Sentra Layanan BRI Prioritas, dan 143 Priority Lounge yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, BRI juga memiliki 114 Kantor Cabang yang mempunyai izin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"BRI juga turut serta dalam meningkatkan kapabilitas pekerja BRI melalui akselerasi sertifikasi bidang pengelolaan keuangan secara masif untuk meningkatkan layanan financial advisory BRI kepada nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia," ucapnya.

KABAR LAINNYA