Omicron Rata ke 150 Negara, Satgas Hapus Larangan Masuk WNA dari 14 Negara

LIMAPAGI - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencabut aturan larangan masuk kepada warga negara asing dari daftar 14 negara transmisi komunitas varian Omicron.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 No. 2/2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

"Jika pengaturan pembatasan daftar negara masih tetap ada maka akan menyulitkan pergerakan lintas negara yang masih diperlukan untuk mempertahankan stabilitas negara termasuk pemulihan ekonomi nasional," ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Jumat, 14 Januari 2022.

Baca Juga: Begini Cara Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi Booster di PeduliLindungi

Wiku menjelaskan, keputusan ini diambil mengingat varian Omicron sudah meluas ke 150 dari total 195 negara di dunia (76 persen negara) per 10 Januari 2022.

Adapun 14 negara tersebut, yaitu Afrika Selatan, Botswana, Norwegia, Perancis, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, Lesotho, Inggris dan Denmark.

Baca Juga: Apa Benar Efek Terpapar Covid-19 Bisa Bikin Mr P Menyusut?

Wiku melanjutkan, keputusan ini didukung dengan temuan ilmiah di berbagai negara di antaranya studi oleh Brandal dkk (2021) bahwa median dari masa inkubasi kasus varian Omicron adalah 3 hari setelah pertama kali terpapar.

Termasuk hasil investigasi epidemiologi varian Omicron di Jepang tahun 2022. Dalam laporan awal investigasi itu mengungkapkan, jumlah virus pada penderita akan mencapai titik tertinggi pada hari ke-3 sampai ke-6 setelah timbul gejala.

KABAR LAINNYA