160 Ribu Data Pelamar Kerja Pertamina Diduga Bocor

LIMAPAGI - Sebanyak 160 ribu data milik pelamar kerja di PT Pertamina Training Consulting diduga bocor dan dibagikan secara gratis di Raid Forum.

Kasus ini merupakan kedua kalinya di 2022 setelah data pasien Covid-19 Indonesia juga diduga bocor beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Dugaan Kebocoran Data Pasien Covid-19 Milik Kemenkes, Dokumen Capai 720 GB

Adapun data yang dijual dalam file berukuran 60 GB. Pengunggah file tersebut merupakan akun bernama Astarte.

Sebagai informasi, Astarte merupakan akun yang sama, menjual enam juta data pasien yang dikelola Kementerian Kesehatan pada 6 Januari.

Berdasarkan pantauan Limapagi.id dari situs Raid Forum, Rabu (12/1/2022) pembocor membagikan data dalam 12 tautan berukuran 60 GB yang berisi data diri pelamar.

Bahkan, data tersebut dapat diunduh secara cuma-cuma. Selain itu, pembocor juga menampilkan sampel data pelamar berasal dari situs resmi anak perusahaan Pertamina.

Baca Juga: Kominfo Tindak Lanjut Dugaan Kebocoran Data Pasien Covid-19

Data tersebut berisi nama lengkap, alamat, tempat dan tanggal lahir, agama, nomor ponsel, hingga gelar secara rinci.

Tak hanya itu, pembocor juga merinci data yang meliputi KTP, Kartu Keluarga, ijazah, transkrip akademik, kartu BPJS, CV, hingga Surat Izin Mengemudi (SIM).

KABAR LAINNYA