Gus Miftah Tanggapi Pernyataan Uki Noah soal Musik Haram

LIMAPAGI - Uki eks Noah tengah ramai dibicarakan publik setelah video dirinya membahas tentang industri musik membuka pintu maksiat viral di media sosial.

Menurutnya, apabila seseorang tidak lagi berurusan dengan musik, otomatis ia juga akan menutup pintu-pintu berbau haram atau hal yang dilarang. Hal ini dikatakan Uki dalam video yang diunggah Belajar Sunnah di YouTube.

Baca Juga: Tanggapan Tompi soal Kebijakan 'Dine In' 20 Menit Dijadikan Lelucon

“Jadi dari segi musiknya, karena ketika musik itu nggak kalian lakukan, otomatis kalian menutup pintu khamar (minuman keras), rokok juga, terus bercampur dengan wanita. Ya, jadi dengan menutupnya pintu musik dan industri musik”, kata Uki dikutip dari video yang beredar.

Mendengar pernyataan Uki Noah itu, Gus Miftah melalui unggahan video di Instagram-nya memberi tanggapan.&

Ia menjelaskan tentang musik yang disebut haram. Gus Miftah juga menyebutkan jenis musik apa yang diharamkan dalam Islam.

Dalam video tersebut, Gus Miftah mengutip kalimat penyair sufi, Jalaludin Rumi soal musik.

“Menurut Jalaluddin Rumi, musik yang diharamkan dalam Islam itu adalah ketika suara piring ketemu dengan sendok, dimainkan oleh orang kaya dan didengarkan oleh orang kelaparan. Itulah musik yang diharamkan dalam Islam”, tutur Gus Miftah.

Dalam video itu juga, terlihat Gus Miftah tengah mendengarkan suara terompet yang dimainkan Rio Sidik.

“Ketemu maestro terompet @riosidik menemani bro @killthedj ngobrol yang tidak bermanfaat, ngudo roso yang mungkin juga tidak didengarkan oleh orang lain apalagi pejabat... Minimal atine lego dan plong ya broooo Iso gamblang”, tulis Gus Miftah pada keterangan unggahan nya.&

Arya Ravato Bagasraga
Arya Ravato Bagasraga

Reporter who focuses on entertainment (movies, music, celebrities).

Education: Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta with a study program of Communication Studies (Journalism).

Arya Ravato Bagasraga is a reporter for Entertainment Channel at Limapagi.id, focus about movie, music and celebrities. I had experience in the media industry.&

I started career as Reporter at Radio Republik Indonesia (RRI). He also had a career as a reporter at Akurat.co as a Reporter Entertainment.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post