Balas Serangan Bom, Biden Janji Gempur Lagi Afiliasi ISIS di Afghanistan

LIMAPAGI - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjanjikan serangan lebih lanjut terhadap afiliasi The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) di Afghanistan. 

Hal itu dilakukan sebagai pembalasan atas bom mematikan di luar bandara Kabul yang terjadi pada Kamis lalu.

“Komandan kami memberi tahu saya bahwa serangan sangat mungkin terjadi dalam 24-36 jam ke depan. Saya mengarahkan mereka untuk mengambil setiap tindakan yang mungkin untuk memprioritaskan perlindungan kekuatan," kata Biden dalam sebuah pernyataan dilansir dari Al Jazeera, Minggu, 29 Agustus 2021.

Baca Juga: Afghanistan di Bawah Taliban, PBB Sebut 18 Juta Warga Butuh Bantuan Makanan

Bom yang diklaim dilakukan Negara Islam di Provinsi Khorasan, ISKP (ISIS-K), menewaskan 175 orang, termasuk 13 anggota militer AS. Militer AS pada Sabtu kemarin mengatakan, telah membunuh dua anggota kelompok itu menggunakan pesawat tak berawak atau drone.

Sementara itu, Taliban mengutuk serangan tersebut. Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, pihaknya diperkirakan akan mengambil kendali penuh atas bandara Kabul dalam waktu dekat setelah pasukan AS pergi.

Baca Juga: AS Serang Balik ISIS di Afghanistan usai Bom Meledak di Bandara Kabul

Taliban juga akan mengumumkan kabinet penuh dalam beberapa hari mendatang. Dia mengatakan, para pejabat telah ditunjuk untuk menjalankan lembaga-lembaga utama, termasuk kementerian kesehatan dan pendidikan masyarakat, serta bank sentral.

Axel Joshua Halomoan Raja Harianja
Axel Joshua Halomoan Raja Harianja

Axel joined Limapagi.id since March 2021. Axel has duties as a reporter and assistant editor.

At Limapagi.id, Axel focuses on handling national issues, especially law issues.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.