Kominfo Blokir 4.906 Pinjol Ilegal Sejak 2018

LIMAPAGI - Aktivitas pinjaman online (pinjol) ilegal sedang gencar diberantas. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat, telah melakukan penutupan akses 4.906 pinjol ilegal sejak 2018.&

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan ribuan pinjol ilegal yang telah ditutup itu terbukti melanggar Undang Undang.

“Terhitung sejak tahun 2018 hingga 26 Oktober tahun 2021, Kominfo telah melakukan pemutusan akses terhadap 4.906 konten fintech (financial technologi) atau pinjaman online yang melanggar peraturan perundang-undangan," kata Menkominfo dalam keterangannya, Minggu, 31 Oktober 2021.

Baca Juga: Pinjol di Cengkareng yang Sulap Kos Jadi Kantor Ancam Korban Pakai Santet

Menkominfo menuturkan, pinjol ilegal itu tersebar pada beragam platform. Terdapat di situs, penyedia aplikasi seperti Google, Play Store, situs file sharing, maupun media sosial.

Baca Juga: Investor Pinjol Ilegal yang Teror Ibu di Wonogiri Hingga Gantung Diri Dicokok

Dia bilang, pemutusan akses ditujukan untuk meningkatkan produktifitas masyarakat di ruang digital.

“Kementerian Kominfo mengajak seluruh elemen publik untuk semakin aktif terlibat dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia, khususnya pada layanan jasa keuangan pinjaman online agar semakin kondusif dan semakin produktif,” tuturnya.

Menkominfo menyatakan, pemutusan akses konten pinjol ilegal bersumber dari tiga jalur laporan, yakni aduan masyarakat, patroli siber Kominfo, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Fakta Baru, Pinjol Resmi Juga ‘Bermain’ Aktivitas Ilegal

Dia melanjutkan, setelah hasil penemuan dikumpulkan, langkah selanjutnya disampaikan kepada pihak OJK untuk dilakukan verifikasi sebelum ditindaklanjuti dengan pemutusan akses oleh Kominfo.

“Laporan tersebut juga turut diteruskan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan upaya penegakan hukum lebih lanjut,” tandasnya. &

KABAR LAINNYA

Discussion about this post