Banjir yang Merendam Jayapura Berangsur Surut, Listrik Kembali Menyala

LIMAPAGI - Banjir yang terjadi Papua, terutama di Kabupaten Jayapura berangsur surut. BPBD Kabupaten Jayapura melaporkan terdapat 59 unit rumah warga yang terdampak banjir setelah hujan deras mengakibatkan meluapnya Kali Menanti dan Kali Makanway pada Jumat, 7 Desember 2021, pukul 01.00 WIT.

Selain merendam rumah, banjir juga berdampak pada sejumlah fasilitas yakni 1 unit gereja dan Stadion Lukas Enembe. Kejadian ini juga mengakibatkan longsor dibeberapa titik yang berakibat badan jalan tertimbun material longsoran.

Adapun lokasi terdampak meliputi Kampung Nolokla, Kampung Asei Kecil, Kampung Nendali yang terletak di Distrik Sentani Timur.

Selanjutnya Kelurahan Dobonsolo, Kampung Yahim, Perum Gajahmada, dan Kelurahan Hineklmbe di Distrik Sentani. Terdapat 38 KK terdampak di antaranya sebanyak 21 KK memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

BPBD Kabupaten Jayapura segera melakukan kaji cepat dan koordinasi salah satunya, melakukan pembersihan material longsor yang dilakukan oleh Balai Besar Jalan, Dinas Lingkungan Hidup, unsur TNI-Polri dan masyarakat.

Baca Juga: BPBD Papua Dirikan Posko dan Dapur Umum untuk Korban Banjir Jayapura

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan data yang berhasil dihimpun per Sabtu, 8 Januari 2021, pukul 06.30 WIB, bahwa listrik yang sebelumnya padam kini sudah menyala kembali. Hal ini menjadi penting, mengingat percepatan penanganan dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Sementara itu, pemerintah daerah setempat juga telah melakukan pertemuan guna pembahasan penetapan status tanggap darurat sebagai upaya percepatan penangananan.

“Pembentukan Pos Komando juga telah digagas yang direncanakan bertempat di Kotaraja, Kota Jayapura,” jelas Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu.

Berdasarkan pemantauan visual dilapangan, beberapa titik banjir sudahmulai berangsur surut. Namun demikian, ketinggian muka air masih berkisar antara 50 - 200 sentimeter.

Baca Juga: Jayapura Dikepung Banjir: 6 Orang Tewas, RS Terendam dan Listrik Padam

Sedangkan untuk para pengungsi, kini berada di Balai Diklat Provinsi di Abepura. Guna pemenuhan kebutuhan logistik dan makanan, BPBD Provinsi dan Kota Jayapura.

Tim gabungan lainnya juga telah berkoordinasi terkait pendirian dapur umum bagi para warga terdampak maupun pengungsi. Dijadwalkan tim BNPB akan tiba di Kota Jayapura hari ini untuk memberikan dukungan personel dan pendampingan kepada BPBD setempat dalam upaya penanganan darurat.


KABAR LAINNYA