Polisi Cari Penyebar Video Bocah Tendang Nenek di Pati

LIMAPAGI - Viralnya video pendek aksi anak di bawah umur tendang neneknya di Pati kini dalam penanganan polisi. Polres Pati saat ini sedang menyelidiki penyebar video tersebut.

Camat Pati Kota, Didik Rusdiantoro mengaku menyesalkan peredaran video tersebut hingga viral di dunia maya. Menurutnya, kasus-kasus yang berkaitan dengan anak tidak selayaknya diekspos secara berlebihan hal ini berkaitan dengan kondisi psikologis anak.

Terlebih anak dalam video tersebut mengalami sejumlah trauma psikologis dan pernah menjadi korban bullying di sekolahnya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah memviralkan, karena kasihan anaknya sampai trauma," tuturnya, Minggu, 31 Oktober 2021.

Baca Juga: Warganet Kecam Bocah Viral Tendang Nenek di Pati, Faktanya Bikin Empati

Diungkapkan Didik, saat ini polisi sedang menyelidiki pelaku penyebar video pendek tersebut. Penindakan tegas dari aparat penegak hukum diharapkannya agar kejadian semacam ini tidak terulang kembali.

"Untuk penyebar videonya, ini ditangani Polres Pati," tandasnya.

Terpisah, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial Kabupaten Pati, Etik Tri Hartanti mengungkapkan viralnya video tersebut di sosial media membuat anak tersebut kini alami trauma psikologis. Penanganan ekstra akan dilakukan pihaknya bersama masyarakat untuk memulihkan kembali mental anak tersebut.

"Dia (anak dalam video) mengalami trauma karena viralnya video tersebut. Maka akan kami dampingi sampai kemali normal. Kalau perlu akan kami masukkan panti rehabititasi untuk pemulihan psikologisnya," ujar Etik.

Diketahui sebelumnya, sebuah video yang mempertontonkan aksi kekerasan yang dilakukan seorang bocah di Kabupaten Pati pada neneknya viral di media sosial Tiktok, Minggu, 31 Oktober 2021.

Baca Juga: Viral Video Bocah Tendang Nenek, Dinsos Kabupaten Pati Turun Tangan

Dalam video berdurasi 18 detik itu terlihat seorang anak lelaki mengenakan kaos dan celana oranye menghampiri neneknya yang sedang menjemur baju di halaman rumah. Bocah dibawah umur itu terlihat membawa sebuah kayu di tangan kirinya.

Sembari sesekali melihat ke arah perekam video, anak itu menendang dan memukul tubuh neneknya beberapa kali. Semula neneknya berusaha menghiraukan aksi penganiayaan yang dilakukan bocah lelaku itu.

Setelah merasa tak tahan, neneknya berbalik badan meninggalkan lokasi jemuran baju dan berjalan menuju rumahnya. Namun nahas, cucunya itu kembali menendangnya dengan keras hingga dia nyaris jatuh.

Tak hanya menendang, bocah tersebut juga melontarkan kata-kata kasar pada neneknya. Dari unggahan @blokbojonegoro diketahui anak tersebut menganiaya neneknya sebab kesal laptopnya mau dijual untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

Baca Juga: Wacana Perluasan Museum Patiayam, Anggaran dan Lahan Jadi Kendala

Aksi bocah laki-laki ini banyak dikecam warganet. Meski begitu, fakta kehidupan anak tersebut cukup mendulang empati. Dimana anak tersebut kekurangan kasih sayang dari orang tuanya, sebab ayah dan ibunya telah bercerai.

Ayahnya yang telah memiliki rumah tangga baru dan ibunya yang bekerja di luar kota memilih menitipkan anak itu pada neneknya.

Fakta lain yang tak kalah menyedihkan, bocah 10 tahun itu diketahui sempat menjadi korban bullying oleh teman sekolahnya hingga harus pindah sekolah. Hal ini yang diduga menjadi pemicu anak tersebut meluapkan emosinya secara berlebihan pada orang terdekatnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post