Kasus Covid-19 Varian Omicron di Jakarta Bertambah Jadi 725 Orang

LIMAPAGI - Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan kasus Covid-19 varian Omicron di Ibu Kota terus mengalami peningkatan. Saat ini, jumlahnya sudah mencapai 725 orang.

"725 orang yang terinfeksi (Omicron)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia melalui keterangan tertulis, dikutip Sabtu, 15 Januari 2022.

Dwi memaparkan, dari 725 orang yang positif terpapar varian Omicron, sebanyak 545 orang atau sebesar 75 persennya adalah para pelaku perjalanan luar negeri yang baru kembali ke tanah air.

"Sedangkan 180 lainnya adalah transmisi lokal," ucapnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron di Indonesia Jadi 572, 296 Orang Masih Isolasi

Secara keseluruhan total kasus warga di Jakarta yang terinfeksi virus Covid-19 hingga saat ini sebanyak 869.643 orang.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 852.727 dengan tingkat kesembuhan 98,1 persen dan total 13.591 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Memperhatikan kasus varian Omicron yang terus mengalami peningkatan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap terjadinya penularan virus Covid-19 varian asal Afrika Selatan. Ia meminta masyarakat taat prokotol kesehatan.

Di sisi lain, pihaknya terus menggecarkan program 3T (Testing, Trecing, Treatment) untuk menekan jumlah peningkatan kasus positif Covid-19 di tanah air, utamanya di Jakarta.

Baca Juga: Omicron Rata ke 150 Negara, Satgas Hapus Larangan Masuk WNA dari 14 Negara

Selain itu program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat juga terus digeber dan masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas.

Berdasarkan data Dinkes DKI per 14 Januari 2022, jumlah total vaksinasi dosis pertama sudah sebanyak 12.041.064 orang atau 119,4 persen. Sedangkan, total dosis kedua kini mencapai 9.362.346 orang atau 92,8 persen.

KABAR LAINNYA