Kakek Ditahan Usai Bacok Maling, Polres Demak Ungkap Alasannya

LIMAPAGI - Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono buka suara menanggapi ramainya pemberitaan mengenai penangkapan kakek yang membacok maling. Ditegaskannya, kasus tersebut saat ini dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal Polres Demak.

Sebelumnya, ramai diberitakan kakek Kasminto, 74 tahun ditangkap dan ditahan Polres Demak usai membacok pencuri ikan di Desa Pasir, Kecamatan Mijen. Tindakan tersebut diduga dilakukan kakek tersebut sebagai bentuk bela diri.

Penahanan Kasminto di Polres Demak disorot berbagai pihak. Banyak pihak yang menyebut tindakan yang dilakukan kakek tersebut sebagai bentuk pertahanan hidup.

AKBP Budi Adhy Buono mengungkapkan duduk perkara pihaknya melakukan penahanan pada Kasminto. Menurutnya, saat ini ada dua laporan kasus yang masuk ke pihaknya. "Kejadian bermula pada tanggal 7 September, warga Demak menemukan seorang pemuda tergeletak di pinggiran jalan. Pemuda itu mengalami luka bacok pada lengan sebelah kiri dan leher sebelah kanan," ungkap Budi, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Sadis! Kepala Kakek di Jeneponto Dibacok Parang Hingga Tewas

Pemuda tersebut kemudian dibawa warga sekitar ke Puskesmas Mijen. Warga melaporkan kasus tersebut ke Polres Demak.

Berbekal aduan ini, polisi melakukan penyidikan, memeriksa pemuda tersebut dan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Dari keterangan pemuda tersebut dan para saksi, polisi melebarkan penyidikan ke Kakek Kasmianto yang diduga sebagai pelaku pembacokan.

Kakek 74 tahun itu pun diperiksa dan dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolres Demak. Kakek Kasmianto pun ditahan sebab terbukti membacok serorang pemuda di Desa Pasir.

"Kasus tersebut resmi dilaporkan oleh korban pada tanggal 8 September 2021. Jadi, memang benar Polres Demak menangani kasus penganiayaan tersebut dan saat ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan," ungkapnya.

Baca Juga: Nggak Ada Akhlak, Sekelompok Pemuda Bacok Warga Hanya karena Ditegur Pesta Miras

Budi menambahkan, kasus penganiayaan yang menjerat kakek Kasminto itu saat ini statusnya sudah P-21 di tingkat kejaksaan.

Tak lama paska penangkapan Kasmianto, polisi mendapati aduan dari masyarakat terkait kasus pencurian ikan di Desa Pasir, Kecamatan Mijen. Pemilik kolam ikan atas nama Suhadak melaporkan kasus pencurian yang terjadi di kolam ikannya.

"Kasus pencurian ikan baru dilaporkan oleh pemilik lahan atas nama Suhadak pada tanggal 11 Oktober 2021. Kasus tersebut saat ini tengah serius ditangani Satreskrim Polres Demak," tegasnya.

Baca Juga: Berduaan Istri Tetangga di Rumah Kebun, Pria di Bulukumba Dibacok Parang

Dua kasus ini memiliki latar belakang peristiwa yang sama. Yakni peristiwa pencurian ikan yang terjadi kolam ikan milik Suhadak pada Selasa malam, 7 September 2021 lalu.

"Sekarang kasus tersebut sudah Satreskrim Polres Demak. Selanjutnya, kita lakukan langkah penyidikan sehingga menjadi terang apa yang dilakukan oleh Kakek Kasmianto," tandas Budi.

Budi menggarisbawahi bahwa penanganan dua kasus tersebut telah dilaksanakan secara profesional dan prosedural oleh Polres Demak. Dia juga mengimbau agar masyarakat bijak menyikapi sebuah berita dan dapat menilai permasalahan yang ada secara proporsional.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.