Periksa 21 Saksi, Polisi akan Gelar Perkara Kasus Penimbunan Obat PT ASA

LIMAPAGI - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Barat kembali memeriksa saksi untuk mendalami kasus dugaan penimbunan obat Covid-19 Azithromycin di gudang PT ASA, Kalideres, Jakarta Barat.

Kepala Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Polisi Fahmi Fiandri mengatakan sejauh 21 saksi telah dimintai keterangan  terkait kasus tersebut.

"Kita terus selidiki ya. Sampai sekarang sudah 21 saksi kita periksa," kata Fahmi dalam keterangan, Kamis, 29 Juli 2021.

Baca Juga: Polisi Siap Ungkap Tersangka Penimbunan Obat Covid-19 PT ASA

Ia menuturkan salah satu yang diperiksa adalah saksi dari PT Handal Makmur Mulia selaku penyuplai azithromycin ke PT ASA. Kemudian sebelumnya juga pemeriksaan dilakukan kepada karyawan PT ASA dan saksi ahli.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kejaksaan dalam memproses kasus tersebut. Dalam waktu dekat tim penyidik akan menggelar perkara untuk menetapkan tersangka,” tuturnya.

Sehari sebelumnya, Kepala Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Polisi Ady Wibowo menyatakan siap mengungkap tersangka setelah memeriksa 10 saksi.

Baca Juga: Timbun Obat untuk Pasien Covid-19, PT ASA Disebut Bohongi BPOM

Mereka terdiri dari enam saksi fakta dan empat saksi ahli.

"Mulai dari ahli pidana, ahli Kementerian Perdagangan, ahli BPOM, hingga ahli Perlindungan Konsumen,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga telah mengantongi sejumlah barang bukti yakni kamera CCTV dan CPU yang diamankan dari gudang PT ASA.

Ia menyebut barang bukti tersebut sebelumnya telah dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk diteliti lebih lanjut.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post