Ada Kehidupan di Bawah Lapisan Es Antartika

LIMAPAGI - Para ilmuan dari Alfred Wegener Institute, Helmholtz Centre for Polar and Marine Researcher, Jerman, menemukan adanya kehidupan baru di bawah lapisan es Antartika.

Para ahli mengebor dua lubang sedalam 200 meter di lapisan es Antartika menggunakan air panas. Secara mengejutkan, mereka menemukan fragmen kehidupan di dasar laut yang mencakup lebih dari 77 spesies.

Baca Juga: Tanpa Modul Kamera Belakang, Ini Bocoran Samsung Galaxy S22

Spesies tersebut merupakan hewan yang sebagian besar memakan mikroalga (fitoplankton). Para peneliti hingga kini tak menemukan adanya kehidupan tumbuhan di Antartika.

Tim menemukan 77 spesies dari 49 genera bryozoa yang berbeda. Termasuk Melicerita obliqua berbentuk pedang, dan cacing serpulid seperti Paralaeospira sicula.

Semua makhluk ini adalah pemakan suspensi, mereka duduk di satu tempat dengan tentakel berbulu untuk mengambil partikel bahan organik dari air saat mengalir di sekitarnya.

Beberapa dari spesies itu sudah pernah ditemukan sebelumnya di Antartika. Namun masih banyak spesies yang tidak mereka ketahui di daerah tersebut.

"Kali ini begitu banyak kehidupan mengejutkan yang ditemukan di kondisi ekstrem. Kehidupan laut Antartika begitu unik dan istimewa," ujar David Barnes, penulis utama studi tersebut, melansir dari Science Alert, Sabtu (25/12/2021).

Gerard Kuhn, rekan penulis studi ini menyebutkan, penanggalan karbon dari fragmen mati hewan dasar laut Antartika bervariasi dari saat ini hingga 5.800 tahun.

"Meskipun tinggal 3-9 km dari perairan terbuka terdekat, oasis kehidupan mungkin telah ada terus menerus selama hampir 6.000 tahun di bawah lapisan es," imbuh Kuhn.

Baca Juga: Elon Musk Belum Melihat Hal Menarik pada Metaverse

Namun, kehidupan tersebut kurang melimpah karena laju perubahan iklim dunia saat ini berjalan lebih cepat.

Para ilmuan mengatakan, manusia hanya memiliki sedikit waktu untuk mempelajari bentuk kehidupan Antartika sebelum lingkungan bawah laut Antartika menghilang.

KABAR LAINNYA