Menteri PANRB Terbitkan SE Pembatasan Bepergian ke Luar Negeri bagi ASN

LIMAPAGI - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Tjahjo Kumolo menerbitkan surat edaran (SE) yang membatasi Aparatur Sipil Negara (ASN) bepergian ke luar negeri dalam rangka mengantisipasi penyebaran dan peningkatan kasus aktif Covid-19, termasuk vatian Omicron di Tanah Air.

SE Nomor 03 Tahun 2022 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Negeri Bagi Pegawai ASN Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 berlaku mulai Kamis, 13 Januari 2022.

"Surat Edaran ini dimaksudkan sebagai pedoman bagi Pegawai ASN pada Instansi Pemerintah untuk menerapkan kebijakan mengenai pembatasan kegiatan bepergian keluar negeri dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Indonesia," kata Tjahjo seperti tertuang dalam maksud SE tersebut.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron di Jakarta Bertambah Jadi 725 Orang

Adapun aturan bepergian ASN ke luar negeri terdapat pada poin lima yang terdiri dari dua bagian, yaitu pembatasan kegiatan bepergian ke luar negeri dan disiplin pegawai.

Berikut isi SE yang ditandatangani Tjahjo pada Kamis, 13 Januari 2022.

5. Isi Edaran

a. Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Negeri

1) Pegawai ASN dan keluara agar membatasi kegiatan ke luar negeri dalam rangka berlibur selama masa pandemi Covid-19.

2) Pegawai ASN dapat melaksanakan Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Pejabat Pembina Kepegawaian agar mempertimbangkan pelaksaan PDLN secara selektif dan memprioritaskan pada kegiatan esensial yang tidak dapat diwakilkan; dan
b) Pegawai ASN yang melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri telah memperoleh surat tugas yang ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian atau Pejabat Pimpinan Tinggi di lingkungan instansinya.

3) Pegawai ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu untuk melakukan kegiatan bepergian ke luar negeri selain PDLN terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis Pejabat Pembina Kepegawaian atau Pejabat yang Berwenang di lingkungan instansinya.

4) Pegawai ASN yang melaksanakan kegiatan bepergian ke luar negeri sebagaimana dimaksud pada angka 5 huruf a butir 2) dan butir 3) agar selalu memperhtikan dan mematuhi:
a) protokol kesehatan perjalanan luar negeri pada masa pendemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19;
b) petunjuk pelaksanaan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan; dan
c) kebijakan mengenai pintu masuk (entry point), tempat karantina, dan kewajiban pemeriksaan Covid-19 bagi Warga Negara Indonesia pelaku perjalanan luar negeri yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

b. Disiplin Pegawai
Dalam rangka menjamin terlaksananya Surat Edaran ini, Pejabat Pembina Kepegawaian pada Instansi Pemerintah untuk:

1) menetapkan pengaturan teknis internal dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan di lingkungan instansi masing-masing dengan mengacu pada hal-hal yang disebutkan dalam Surat Edaran ini; dan

2) memberi hukuman disiplin kepada Pegawai ASN yang melanggar hal tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemrintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron di Indonesia Jadi 572, 296 Orang Masih Isolasi

SE Nomor 03 Tahun 2022 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Negeri Bagi Pegawai ASN Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 ditujukan untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepala Kepolisian Negara Repulik Indonesia (Kapolri), Jaksa Agung, dan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN).

Kemudian ditujukan kepada Kepala Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non-Struktural, Pimpinan Lembaga Penyiaran Publik, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di seluruh Indonesia.

KABAR LAINNYA