Adu Nasib Tetap Ketat! CPNS 2021 Diprediksi Tembus 5 Juta Pendaftar

LIMAPAGI – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkirakan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 jumlah melonjak hingga 5 juta peserta. Meskipun diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19, antusias para calon abdi negara untuk mengadu nasib tidak berkurang.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, mengatakan penerapan protokol kesehatan dengan ketat akan dilakukan.

Proses seleksi pun dipersingkat dari lima sesi menjadi tiga sesi. Tujuannya agar pendaftaran CPNS tidak menjadi klaster baru penyebaran virus.

“Belajar dari tahun lalu ada 150 ribu formasi pendaftarnya sebanyak 4,2 juta orang. Di tahun 2021 potensinya 5 juta orang, berhubung masih pandemi harus pakai protokol kesehatan dengan ketat,” kata Suharmen dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa 29 Juni 2021.

Untuk mengurangi potensi penyebaran virus, lanjutnya, proses seleksi diperkirakan bakal memakan waktu cukup panjang, yakni dari Agustus hingga Desember 2021.

Hingga saat ini seluruh instansi baik di tingkat pusat maupun daerah tengah berkoordinasi untuk menyusun penerapan protokol kesehatan dalam seleksi CPNS. 

“Prosesnya diperkirakan sejak Agustus hingga Desember 2021 akan berjalan non-setop dan yang paling penting seleksi adminstrasi agar betul-betul sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata dia.

Adapun proses pendaftaran CPNS pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (P3K) guru dan non-guru akan dibuka mulai 30 Juni hingga 21 Juli 2021. Pendaftaran itu akan dilakukan serentak baik untuk instansi daerah maupun pemerintah pusat.

Sesuai dengan peraturan perundang-undangan pendaftaran akan dibuka selama tiga minggu kalender.

Setelah itu, proses verifikasi seleksi administrasi akan dilakukan selama tiga hari dan diumumkan pada tanggal 28 hingga 29 Juli 2021. Seluruh pengumuman dan pendaftarnnya dapat diakses melalui website sscasn.bkn.go.id.

Sebelumnya, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengakui, seleksi CPNS dan PPPK tahun ini akan menjadi pekerjaan terbesar untuk institusi tersebut. Pasalnya, jumlah formasi yang dibuka menembus 700.000-an orang.

“Dalam waktu dekat kita punya pekerjaan besar, yaitu untuk seleksi CPNS (dan PPPK) tahun 2021. Ini jumlahnya sekitar 700.000 orang,” kata Bima di Jakarta, Kamis 24 Juni 2021.

Dia memastikan, jumlah formasi tersebut menjadi terbesar sepanjang sejarah seleksi aparatur sipil negara (ASN). Normalnya, jumlah formasi ASN yang dibuka hanya sekitar 200.000 orang.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post