Hentikan Musik, Taliban Tembak Mati 2 Tamu Resepsi Pernikahan

LIMAPAGI - Kelompok militan bersenjata yang diidentifikasi sebagai Taliban dilaporkan menyerang sebuah acara pernikahan di distrik Surkh Rod, Provinsi Nangarharr, Jumat 29 Oktober 2021.

Para militan Taliban tak senang karena resepsi tersebut dilangsungkan dengan memutar musik yang sudah dilarang semenjak 1996 hingga 2001.

Para militan yang terlibat dalam penyerangan tersebut menembak &mati 2 orang dan melukai 10 lainnya.&

Seorang juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kasus itu sedang diselidiki.

Zabihullah mengatakan, 2 dari 3 pria bersenjata telah ditangkap. Tetapi Taliban membantah mereka bertindak atas nama gerakan Islam

Seorang saksi mata mengatakan kepada BBC bahwa, ada 4 pasangan mempelai yang saat itu sedang melaksanakan resepsi &pernikahan secara bersamaan.&

Baca Juga: Taliban Bunuh 3 Militan ISIS dalam Baku Tembak

Mereka telah meminta izin dari seorang pemimpin Taliban setempat untuk memutar rekaman musik di area yang hanya digunakan oleh para wanita.

Tapi larut malam, orang-orang bersenjata memaksa masuk dan mencoba menghancurkan pengeras suara.

Ketika para tamu memprotes, orang-orang bersenjata melepaskan tembakan.

Kelompok Negara Islam, yang menentang Taliban, juga aktif di Nangarhar dan telah disalahkan atas insiden serupa di masa lalu.

Afghanistan jatuh ke tangan Taliban pada Agustus setelah AS menarik pasukan terakhir yang tersisa dan gerilyawan menyapu seluruh negeri untuk merebut kembali tanah.

Baca Juga: Taliban Setujui Program Vaksinasi Polio Door to Door bagi Anak-anak Afghanistan

Selama pemerintahan sebelumnya, kelompok ini memberlakukan interpretasi hukum Islam yang sangat ketat.&

Tetapi baru-baru ini Taliban berusaha untuk memproyeksikan citra yang lebih moderat karena mencari pengakuan internasional.

Sejak Taliban kembali berkuasa, kelompok itu sudah membunuh seorang penyanyi genre folk dan menghancurkan instrumen. Banyak penyanyi dan musisi telah meninggalkan Afghanistan.&

&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post