Menaker Beberkan Keuntungan Sertifikasi Tukang Bangunan

LIMAPAGI - Sertifikasi tukang bangunan dinilai akan memudahkan tenaga kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Sehingga meningkatkan kesejahteraan.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, dengan adanya hal tersebut, peluang penempatan ke luar negeri juga terbuka untuk tukang bangunan.

Baca Juga: Menteri Basuki Targetkan Konstruksi Bendungan Ameroro Sultra Selesai 2023

"Agar kompetensi tukang bangunan diakui dan dapat bersaing dengan tukang negara lain maka harus memiliki sertifikasi," kata Menaker dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 8 Januari 2022.

Menaker pun mendorong DPN Perkasa berkoordinasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) agar tukang bangunan segera memiliki sertifikasi.

"Jadi saran saya kepada teman-teman agar menjalin komunikasi dengan BNSP," ucapnya.

Lebih lanjut Menaker menyampaikan bahwa tukang bangunan yang ada di daerah dapat memanfaatkan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan kejuruan konstruksi untuk meningkatkan kompetensinya (up skilling).

Baca Juga: Metode Konstruksi Modular Bakal Diterapkan WIKA di Rusun

"Kita punya BLK yang punya kejuruan konstruksi yang anggota DPN bisa memanfaatkan keberadaan lembaga-lembaga pelatihan dalam rangka up skilling, atau skilling bagi mereka yang ingin menjadi tukang," ucapnya.

"Hampir semua BLK-BLK kita mempunyai kejuruan konstruksi, kecuali Bekasi, Lembang Bandung, Semarang, tapi yang lain hampir semuanya mempunyai kejuruan konstruksi," imbuhnya.

KABAR LAINNYA