Bangkit, Dolar AS Mulai Menguat

LIMAPAGI - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Jumat 14 Januari 2022 waktu setempat. Penguatan tersebut menghentikan pelemahan beruntun tiga hari.

Mengutip Xinhua, Sabtu 15 Januari 2022, indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,39 persen menjadi 95,1673.

Baca Juga: Nantikan Data Inflasi, Dolar AS Makin Perkasa

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1415 dari USD1,1460 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3676 dari USD1,3718 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7208 dari USD0,7288.

Dolar AS dibeli 114,14 yen Jepang, lebih tinggi dari 114,06 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9137 franc Swiss dari 0,9107 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2560 dolar Kanada dari 1,2488 dolar Kanada.

Baca Juga: Wall Street Merosot Imbas Rilis Klaim Pengangguran AS

Pergerakan pasar di atas terjadi setelah indeks dolar AS turun 1,24 persen selama Selasa hingga Kamis di tengah tekanan jual yang berat.

Di sisi ekonomi, penjualan ritel AS pada Desember turun 1,9 persen dari bulan sebelumnya, menandai penurunan bulanan terbesar sejak Februar. Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal memperkirakan penurunan 0,1 persen pada penjualan ritel Desember.

KABAR LAINNYA