Pemkot Makassar Gunakan GeNose C19 untuk Deteksi Penyebaran Covid-19 di Kelurahan

LIMAPAGI - Pemerintah Kota Makassar akan menggunakan layanan GeNose C19 untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 di tingkat kelurahan. 

"Kita akan melakukan screening  Covid -19 massal kepada warga hingga ke kelurahan. Ini mulai kita berlakukan pada 1 Juli 2021 mendatang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Makassar Andi Hadijah Iriani di Makassar, Sulsel, Selasa, 29 Juni 2021.

Ia mengungkapkan, sebelum diberlakukannya penggunaan GeNose C19 di tingkat kelurahan ini. Pemkot Makassar terlebih dahulu memberikan pelatihan kepada 306 detektor sebagai petugas yang mengoperasikan alat tersebut. 

"Kita sudah bimtek 306 detektor untuk 153 kelurahan yang ada di Makassar. Karena rencananya masing-masing kelurahan akan disiapkan dua petugas yang akan melakukan pemeriksaan menggunakan GeNose ini," jelasnya. 

Setiap kelurahan kata Iriani, akan disiapkan satu unit alat GeNose C19. Sementara, untuk petugas atau Detektor yang akan bertugas masing-masing satu dari kelurahan, dan satunya lagi dari puskesmas.

Untuk memantapkan penggunaan alat GeNose C19 sebelum kebijakan diberlakukan. Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Makassar akan kembali melakukan bimbingan teknis.

"Saya lihat mereka cepat paham menggunakan alat ini dan sudah tahu cara pengambilan napas dalam kantong. Tapi agar lebih mantap lagi, kami akan lakukan bimtek satu kali lagi," terangnya. 

Menurutnya, penggunaan alat GeNose C19 hanya dilakukan sebagai upaya screening untuk menentukan tindakan selanjutnya yang akan dilakukan jika hasil dari pemeriksaan reaktif. Seperti, apakah pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit atau hanya melakukan isolasi mandiri di rumah, hanya saja untuk memastikannya terlebih dahulu tetap dilakukan tes PCR.

"Alat GeNose C19 hanya melakukan screening awal. Tindakan selanjutnya untuk memastikan Covid-19 tetap kembali dilakukan tes PCR," tegasnya. 

Sekadar diketahui, GeNose C19 merupakan alat deteksi Covid-19 hasil pengembangan para peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) yang memiliki kemampuan mendeteksi virus Covid-19 dalam tubuh manusia dalam waktu cepat. setidaknya dibutuhkan waktu kurang dari 3 menit untuk menentukan hasilnya apakah positif atau negative Covid-19. 

GeNose C19 sendiri secara resmi telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan RI pada nomor KEMENKES RI AKD 20401022883.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post