Masuk Bali Diperketat! Wajib Sertakan PCR atau Antigen, GeNose Tidak Berlaku!

LIMAPAGI - Bali memberlakukan pengetatan di jalur masuknya, baik udara, darat, maupun laut. Hal ini diumumkan langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster saat Weekly Press Briefing bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara virtual.

“Kami sudah rapat koordinasi dengan bapak pangdam, kapolda, bupati dan walikota Bali untuk melakukan pengetatan perilaku perjalanan masuk Bali dan memperketat penerapan protokol kesehatan di semua wilayah Bali,” kata I Wayan Koster saat Weekly Press Briefing, Senin, 28 Juni 2021.

Mengenai wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali, terutama sekali dari Jakarta, Wayan memastikan tidak ada perubahan yang signifikan walaupun Jakarta ada kenaikan kasus harian. Namun, ada syarat terbaru baru para wisatawan domestik yang ingin memasuki wilayah Bali.

Bagi penumpang transportasi udara ke Bali wajib menyertakan persyaratan PCR hasil negatif. Untuk penumpang transportasi darat dan laut wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen atau PCR.&

“Pelaku perjalanan dalam negeri khususnya transportasi lewat udara itu diberlakukan hanya dengan persyaratan swab berbasis PCR hasil negatif. Kemudian, untuk darat dan laut hanya diberlakukan antigen, jika swab tentu lebih baik. Jadi, tidak lagi diberlakukan menggunakan GeNose,” ujar Wayan.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran( SE) baru hasil arahan dari Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk memperketat jalur masuk ke Bali bagi pelaku perjalanan dalam negeri.

“Karena arahan dari bapak menteri seperti itu, jadi kami tuangkan dalam Surat Edaran yang baru,” tambahnya.

Adapun SE tersebut sudah berlaku sejak Senin kemarin, tetapi baru akan diberlakukan secara efektif pada esok hari, Rabu, 30 Juni 2021.&

“Barusan kami koordinasikan dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), diberlakukan efektifnya pada hari Rabu. Jadi dikasih tenggat waktu dua hari untuk penyesuaian dengan peraturan yang baru ini,” jelasnya.&

Dan untuk memastikan surat keterangan swab PCR/antigen tersebut asli, maka harus dilengkapi dengan QR-Code. “Untuk ke Bali tidak dibatasi, tetapi harus menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi,” tutupnya.

Sara Agustriana
Sara Agustriana

Reporter for the Lifestyle Channel at Limapagi.id

Sara focuses about travel dan food.&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post