Robot Penjelajah China Temukan "Rumah Misterius" di Sisi Terjauh Bulan

LIMAPAGI - Robot penjelajah, Yutu-2 milik China National Space Administration (CNSA) menemukan objek misterius tampak seperti rumah, saat mengeksplorasi sisi Bulan terjauh.

Jurnalis yang mengikuti program antariksa China, Andrew Jones menyebutkan, objek tersebut berjarak 80 meter dari Yutu-2, tepatnya di sekitar kawal Von Karnam. Posisi objek misterius itu berbentuk kubus saat dilihat dari kejauhan.

Baca Juga: Siap-siap! Indonesia Bisa Saksikan Gerhana Bulan Sebagian dengan Durasi Terlama

"Ini kami sebut sebagai rumah misteri. Selama 2-3 hari lunar berikutnya akan dihabiskan semakin dekat untuk memeriksanya," tulis Jones, melalui akun Twitternya @AJ_FI.

Awalnya, objek tersebut diduga sebuah batu besar. Namun karena bentuknya kubus, CNSA penasaran untuk menyelidikinya lebih lanjut.

Sebagai informasi, Yutu-2 merupakan bagian dari misi Chang'e-4, eksplorasi permukaan sisi terjauh Bulan.

Jadi, objek baru yang ditemukan di sisi terjauh Bulan ini akan membantu ilmuwan mempelajari tentang apa yang terjadi dengan satelit alami Bumi tersebut.

Chang'e-4 dan Yutu-2 telah bekerja menangkap citra di area sisi terjauh Bulan sejak Januari 2020. Misi Chang'e 4 nantinya akan diikuti dengan Chang'e 5 sebagai babak final dari program Chang'e CNSA.

Baca Juga: Bikin Pangkalan Luar Angkasa, NASA Tempatkan Reaktor Nuklir di Bulan

Chang'e 5 akan mengumpulkan sampel Bulan dan membawanya ke Bumi. Sementara itu, Yutu-2 menggelar investasi sains mendalam di sisi gelap Bulan dengan membawa peralatan yang bisa menganalisis permukaan kawah Von Karnam dan South Pole-Aitken Basin.

KABAR LAINNYA