London Tetap Jadi Pusat Keuangan Global Meskipun Ada Brexit

LIMAPAGI - Survei sentimen tahunan Lloyds Bank terhadap perusahaan-perusahaan keuangan menunjukan kota London akan tetap menjadi pusat keuangan global terkemuka. Meskipun ketidakpastian atas regulasi akibat Brexit masih ada.

Seperti diketahui, pada Desember 2021, Inggris sepenuhnya meninggalkan Uni Eropa. Dengan ribuan pekerjaan dan miliaran euro dalam perdagangan harian berpindah dari London ke benua tersebut, meningkatkan kekhawatiran tentang pengaruh ibu kota itu dalam keuangan global.

Baca Juga: Ekonomi Global Membaik, Gubernur BI Sebut Pasar Uang Mulai Stabil

Tetapi survei terhadap lebih dari 100 bank, manajer aset dan perusahaan asuransi menunjukkan bahwa lebih dari dua pertiga percaya bahwa London akan tetap menjadi pusat keuangan utama.

"Tampaknya masuk akal untuk menyimpulkan, sementara status London telah terpukul karena Brexit, London akan tetap menjadi salah satu pusat keuangan terkemuka dunia," kata survei tersebut, Senin, 13 September 2021.

Mengutip Antaranews, Brexit menyebabkan sektor keuangan Inggris terputus dari Uni Eropa dan survei menunjukkan bahwa 42 persen percaya pembukaan kembali akses tidak akan terjadi hingga 2023 atau lebih lama lagi. Sementara hampir sepertiga mengatakan hal itu tidak akan pernah terjadi.

Perubahan peraturan dipandang sebagai ancaman terbesar, konsisten dengan “ketidakpastian yang sedang berlangsung” atas bentuk reformasi peraturan beberapa bulan setelah Brexit, kata survei tersebut.

Baca Juga: IMF Proyeksi Ekonomi Global 2022 di 4,9 Persen

Dengan sedikit prospek akses ke Uni Eropa, kementerian keuangan Inggris mengajukan proposal reformasi yang belum diimplementasikan.

Survei menunjukkan perpecahan pendapat, dengan beberapa perusahaan mengatakan bahwa daya saing akan meningkat karena perbedaan dari aturan Uni Eropa, sementara yang lain mengatakan daya saing akan memburuk karena perbedaan tersebut.

Muhammad Fadli Rizal
Muhammad Fadli Rizal

Reporter at Limapagi.id

He has been a journalist since 2017.

Rizal was a part of two media, Kumparan and Validnews. He also had been a student in Soedirman University, taking International Relationship program.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.