Pesan Anies Selama PPKM Level 3: Kompak Disiplin Prokes 6M

LIMAPAGI - Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 kembali diperpanjang di Provinsi DKI Jakarta hingga 20 September 2021. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta warga tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) 6M selama pemberlakuan.

Kebijakan PPKM level 3 tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 1096 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 3 Covid-19.

“Tidak henti-hentinya saya mengingatkan kepada semuanya, jangan lengah, tetap saling menjaga, melindungi, kompak disiplin prokes 6M dan bagi yang belum vaksin, mari segera ikuti vaksinasi,” ucap Anies dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 September 2021.

Baca Juga: Wagub DKI Jelaskan Apa Saja Syarat Masuk Ancol dan TMII saat PPKM

Aturan ini juga merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, level 3, dan level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.

Anies menyampaikan, bahwa selama masa perpanjangan PPKM level 3, setiap orang yang melakukan aktivitas pada tiap-tiap sektor atau tempat umum harus sudah divaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama. "Tetapi vaksinasi yang utama adalah dosis lengkap (hingga 2 dosis)," katanya.

Ada sejumlah kelompok warga yang masuk pengecualian sehingga boleh untuk tidak atau belum divaksin, yakni bagi mereka yang masih dalam masa tenggang 3 bulan pasca-terkonfirmasi Covid-19. Dibuktikan dengan adanya hasil laboratorium.

Baca Juga: Perhatian! Nomor Layanan Call Center BPJS Kesehatan Diubah Jadi 165

Selain itu, warga yang masuk pengecualian adalah mereka yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter. Kemudian anak-anak berusia kurang dari 12 tahun juga masuk pengecualian.

"Bagi masyarakat yang telah divaksin, dapat melampirkan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan oleh PeduliLindungi.id, dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang," papar Anies.

Penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan penegakan sanksinya dalam Kepgub ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

 

Rizal Mahmuddhin
Rizal Mahmuddhin

Education Background: Journalism Study Program, Communication Faculty of Budi Luhur University. 

Participated in writing for Focus section, it's kind of collection of articles with a feature writing in Akurat.co (online media) for two and half years.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.