The Goodyear Luncurkan Ban Kendaraan yang Ramah Lingkungan

LIMAPAGI - Sebagai salah satu perusahaan yang terjun ke dunia otomotif, The Goodyear mengumumkan peluncuran ban model terbaru yakni menggunakan 70 persen kandung bahan bakar berkelanjutan.

“Kami menetapkan tujuan ambisius pada tahun 2020 untuk membuat ban yang 100% terbuat dari bahan berkelanjutan dalam 10 tahun ke depan. Para ilmuwan serta insinyur kami telah membuat kemajuan besar dalam mewujudkannya,” sebut Chris Helsel, Wakil Presiden Senior, Operasi Global dan CTO Goodyear, dari keterangan resmi yang diterima Limapagi.id, Senin, 10 Januari 2022.

Baca Juga: Jagonya Off-Road, Ban SUV LT Hankook Tire Raih Good Design Award

Lebih lanjut Chris mengatakan langkah ini merupakan pencapaian menarik yang menunjukkan komitmen untuk meningkatkan penggunaan material yang berkelanjutan.

Perlu diketahui, ban berbahan ramah lingkungan 70% ini mencakup 13 bahan unggulan di sembilan komponen ban yang berbeda, termasuk yang dijelaskan di bawah ini.

Indikator kinerja Perusahaan telah menunjukkan sifat komponen untuk menghasilkan kinerja ban yang kuat secara keseluruhan.

- Karbon hitam disertakan dalam ban sebagai penguat kompon dan membantu meningkatkan umur ban di mana secara tradisional dibuat dengan membakar berbagai jenis produk minyak bumi.

Ban baru Goodyear menampilkan tiga karbon hitam berbeda yang dihasilkan dari metana, karbon dioksida, dan minyak nabati. Penilaian awal terhadap siklus hidup menunjukkan adanya pengurangan emisi karbon dibandingkan dengan metode produksi karbon hitam saat ini atau penggunaan sumber bahan baku berbasis bio atau limbah.

- Penggunaan minyak kedelai pada ban merupakan inovasi penting Goodyear yang membantu menjaga kompon karet ban tetap lentur dalam perubahan suhu. Minyak kedelai adalah sumber daya berbasis natura, yang mengurangi penggunaan produk berbasis minyak bumi oleh Goodyear.

Sementara hampir 100% protein kedelai saat ini hanya digunakan dalam aplikasi makanan/pakan ternak, maka surplus minyak yang signifikan tersisa dan tersedia untuk digunakan dalam aplikasi industri.

- Silika adalah bahan yang sering digunakan pada ban untuk membantu meningkatkan daya cengkeram dan mengurangi konsumsi bahan bakar. Ban baru Goodyear mengandung beragam jenis silika unik yang dihasilkan dari abu sekam padi, yang merupakan hasil samping pengolahan beras yang sering dibuang khususnya ke tempat pembuangan akhir. Silika berkualitas tinggi telah dihasilkan dari abu limbah ini.

- Poliester didaur ulang dari botol plastik dan limbah plastik lainnya dengan mengubah poliester menjadi bahan kimia dasarnya dan mengubahnya menjadi poliester tingkat teknis yang layak untuk tali ban.

Baca Juga: Penjualan Ritel Daihatsu di Desember 2021 Naik 22,2 Persen

Ban model dengan 70% bahan dasar ramah lingkungan telah berhasil diproduksi oleh Goodyear, dan 10 tahun bukan waktu yang panjang.

Afrizal Abdul
Afrizal Abdul

Reporter who focuses on lifestyle, is more in-depth about health, travel and parenting.

Education: State Polytechnic of Creative Media Jakarta, Diploma in Communication Studies.

First plunged into the media industry focused on lifestyle for two years, and has a strong network of relationships. Either with doctors, psychologists or influencers.

He has experience as an intern at DepokPos, by writing on various issues, from travel, culinary to sports. Furthermore, working experience at Akurat.co as a lifestyle reporter.

KABAR LAINNYA