Ridwan Kamil Optimistis Megaproyek Metropolitan Rebana Dongkrak Ekonomi Jabar

LIMAPAGI - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, memprediksi kehadiran kawasan Metropolitan Rebana (Cirebon, Patimbanan, dan Kertajati) dapat meningkatkan perekonomian sampai 7,16 persen.

Peningkatan tersebut, kata Ridwan Kamil berasal dari 81 proyek prioritas di kawasan tersebut. Biaya pembangunannya berasal dari dana APBN, APBD, BUMN, BUMD, dan swasta.

"Kawasan Rebana berdasarkan rekapitulasi program prioritas, terdapat total 81 proyek prioritas nilai Rp234,59 triliun," ujar Ridwan Kamil dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa, 29 Juni 2021.

Ridwan Kamil mengungkapkan, sampai sekarang pihaknya telah menyiapkan 13 kawasan untuk area perindustrian. Meliputi Cipali Subang barat, Cipali Subang timur, Cipali Indramayu, Buton, Kertajati, Jatiwangi, Cirebon, Krangkeng, Tukdana, Balongan, Losarang, Patrol, dan Patimban.

Nantinya, kawasan Metropolitan Rebana akan menghadirkan 4,39 juta lapangan pekerjaan. Investasi juga diprediksi meningkat sampai 7,77 persen.

Ridwan Kamil pun berujar dalam memfasilitasi tempat tinggal pegawai dan industri, pihaknya akan menyatukan Metropolitan Rebana dengan sebuah sistem.

“Maka dari itu kami tidak mau membangun kawasan industri seperti di Bekasi dan Karawang. Membangun ekonomi, tetapi tidak membangun peradaban. Akhirnya pekerja pabrik jauh dari tempat tinggal dan terjadilah kesenjangan sosial,” ungkapnya.

“Makanya sebagai arsitek dan urban planner, Rebana akan hadir dengan konsep life, work, play dan harus ada mal, alun-alun. Pabrik-pabrik sebagai pelengkapnya. Nah inilah konsep yang sedang kami jaga,” sambungnya.

Untuk melakukan pembangunan di kawasan tersebut, pihaknya menunggu Peraturan Presiden (Perpres) Metropolitan Rebana.

"Kami akan diberikan Perpres pengembangan wilayah Metropolitan Rebana oleh Presiden Jokowi. Ini merupakan dasar hukum APBN akan all out untuk membantu,” terangnya.

Seperti diketahui, rencana pendirian kawasan Metropolitan Rebana ditandai dengan penanandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Rebana Metropolitan, oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan beberapa kepala daerah terkait di Kota Bandung pada 16 November 2020.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post