Menko PMK Puas dengan Penanganan Banjir dan Longsor di Jayapura

LIMAPAGI - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan penanganan banjir dan longsor di Kabupaten dan Kota Jayapura telah berjalan dengan baik. Penanganan meliputi perawatan korban dan dampak kerusakan sarana dan prasarana.

Hal itu disampaikan Menko PMK setelah melakukan rapat koordinasi virtual bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basoeki Hadimoeljono, serta perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah Kabupaten dan Kota Jayapura pada Selasa, 11 Januari 2022.

“Begitu juga dengan penetapan-penetapan tanggap darurat. Semua melibatkan komponen-komponen yang bertanggung jawab, seperti aparat TNI/Polri, BNPB, Basarnas, Pemda setempat, dan tentu saja kementerian-kementerian teknis yang lain,” kata Menko PMK dalam keterangan tertulis, Rabu, 12 Januari 2022.

Baca Juga: BPBD: Banjir Susulan di Jayapura, Sejumlah Daerah Berangsur Surut

Menko PMK juga mengapresiasi setinggi-tingginya atas kesigapan dan kecepatan dari penanganan banjir dan tanah longsor serta dampaknya yang telah dilakukan oleh semua pihak yang terlibat. Sehingga dengan itu, kata dia, ancaman risiko yang lebih parah menjadi dapat dihindari.

Dia mengatakan, pemerintah pusat maupun provinsi, kabupaten, dan kota Jayapura akan mendukung penanganan pasca-banjir melalui program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

BNPB dan Pemda setempat juga akan segera menyusun kajian kebutuhan pasca bencana untuk dijadikan dasar perencanaan kegiatan pemulihan pasca bencana,” imbuhnya.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Jayapura, Wapres Minta BNPB dan Kemensos Bergerak Cepat

Sementara itu, posko penanganan darurat bencana juga telah diimbau untuk terus memperhatikan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, termasuk pemenuhan kebutuhan-kebutuhan spesifik untuk kelompok rentan, baik anak, bayi, serta lansia.

Pemulihan di sektor fisik khususnya yang lebih spesifik seperti sarana prasarana pendidikan, pusat pelayanan keagamaan, sebut Muhadjir, akan dikoordinasikan dengan kementerian teknis, Kementerian PUPR, BNPB, dan Pemkab/kota setempat.

Sedangkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan kemungkinan terjadinya bencana susulan, Menko PMK meminta BMKG untuk terus memasok informasi terkait perkembangan cuaca terutama di wilayah Jayapura. Informasi tersebut agar segera diinfokan kepada Pemkab/kota Jayapura.

Baca Juga: BPBD Papua Dirikan Posko dan Dapur Umum untuk Korban Banjir Jayapura

Curah hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten dan Kota Jayapura, Papua, pada Kamis 6 Januari 2022. Akibatnya sejumlah wilayah mengalami bencana banjir dan tanah longsor.

Adapun wilayah yang terdampak di Kabupaten Jayapura meliputi Distrik Sentani Timur, Distrik Sentani, Distrik Nimbokrang, dan Distrik Ravenirara. Sedangkan di Kota Jayapura meliputi Distrik Abepura, Distrik Jayapura Selatan, dan Distrik Heram

KABAR LAINNYA