Panduan Makanan Bergizi Bagi Pasien Isoman versi BPOM

LIMAPAGI  - Tak semua pasien Covid-19 harus melakukan perawatan di rumah sakit. Bagi mereka yang tanpa gejala atau gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri atau isoman di rumah. 

Untuk mempercepat pemulihan, para pasien isoman ini tak hanya rutin mengonsumsi obat, tetapi juga perlu rajin berjemur, berpikir positif, dan tentu saja mengonsumsi makanan bergizi. 

Untuk kamu yang sedang menjalani isolasi mandiri, Badan Pengawas Obat dan Makanan memberikan panduannya mengenai menu dan cara memilih makanan bergizi untuk para pasien isoman.

Baca Juga : 5 Manfaat Konsumsi Tempe, Makanan Murah yang Kaya Gizi

"#SahabatBPOM, saat melakukan isolasi mandiri (Isoman), selalu jaga asupan makananmu. Pastikan kebutuhan tubuh terhadap makanan sehat dan bergizi seimbang terpenuhi dengan baik untuk memulihkan kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh,” tulis BPOM dalam unggahannya, yang dikutip Kamis, 29 Juli 2021. 

Menu

Untuk lauk pauk, pasien isoman bisa memilih antara protein hewani atau protein nabati. Pilihan protein hewani ada telur, ikan, ayam, udang, dan daging. Sedangkan untuk protein nabati ada tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

Lalu, untuk makanan pokok, pasien isoman bisa memilih antara mengonsumsi nasi, jagung, roti, singkong, dan kentang. Jangan lupa lengkapi dengan sayuran berupa wortel, kangkung, brokoli, dan selada.

Terakhir, konsumsi juga buah-buahan potong atau jus tanpa gula seperti jeruk, mangga, apel, pisang, dan pepaya. 

Tips memilih dan mengonsumsi makanan sehat 

Tak hanya menginformasikan soal menu, BPOM juga memberikan tips dalam memilih dan mengonsumsi makanan sehat untuk pasien isoman.

Pertama, buat perencanaan dengan matang dan beli makanan sesuai kebutuhan. Kamu tidak perlu ikut panic buying. Sebaiknya, konsumsi produk pangan dengan umur simpan yang lebih singkat lalu diikuti dengan yang lebih lama.

Kedua, berkreasi dengan berbagai resep makanan rumahan. BPOM menyarankan untuk para pasien isoman mengolah makanan sendiri. Hindari kontak langsung jika menggunakan pesan antar atau online.

Ketiga, terapkan lima kunci keamanan pangan seperti menjaga kebersihan, memisahkan makanan matang dengan mentah, memasak dengan benar, menjaga makanan pada suhu aman, dan menggunakan air dan bahan baku yang aman.

Keempat, mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak. Pasien isoman disarankan memperbanyak konsumsi makanan berserat yang mengandung vitamin dan zinc seperti sayuran dan buah-buahan. 

Baca Juga : 4 Sayuran Bergizi yang Dapat Kamu Tanam di Rumah

Lalu, menghindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak trans. Untuk pilihan memasaknya, sebaiknya pilih metode merebus, mengukus, dan memanggang. 

Kelima, minum air putih yang cukup. Pasien isoman harus memenuhi cairan tubuh dengan minum air putih minimal delapan gelas atau setara dengan dua liter sehari. Bisa juga menambahkan susu atau jus. 

Sara Agustriana
Sara Agustriana

Reporter for the Lifestyle Channel at Limapagi.id

Sara focuses about travel dan food. 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post