9,46 Persen Lansia di Sulsel Telah Divaksin Covid-19

LIMAPAGI - Realisasi vaksinasi virus corona atau Covid-19 bagi kelompok rentan atau lanjut usia di Provinsi Sulawesi Selatan baru mencapai 9,46 persen atau sekitar 71.293 dari target sasaran sebanyak 753.303 penerima vaksin. 

"Kita akan terus kejar target vaksinasi ini. Utamanya vaksinasi bagi para lansia yang saat ini telah divaksin sekitar 71.293 atau 9,46 persen dari target sasaran," terang Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, di Makassar, Sulsel, Selasa, 29 Juni 2021.

Ia mengaku, sasaran vaksinasi untuk kelompok lansia ini memang perlu penguatan. Sebab pada kelompok ini memang perlu kehati-hatian saat akan divaksin. 

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel pada realisasi vaksinasi lansia tahap kedua sekitar 389 lansia yang ditunda pemberian vaksinnya. Sementara yang tidak diberikan sebanyak delapan orang karena dianggap tidak lolos screening. 

"Khusus untuk tenaga kesehatan dan pelayanan publik saat ini sudah on the track. Makanya Saat ini perlu penguatan vaksinasi bagi lansia," katanya. 

Selain mendorong penguatan vaksinasi bagi kelompok lansia, Pemprov Sulsel saat ini juga sedang mendorong pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat umum. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulsel per 28 Juni 2021 pemberian vaksinasi Covid-19 mencapai angka 780.766 orang atau 51,82 persen dari target vaksinasi Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 1.506.638 orang. 

Besarnya capaian vaksinasi bagi masyarakat umum ini tentunya berkat kerjasama seluruh pihak. Mulai dari tenaga kesehatan serta aparat TNI dan Polri, yang bersama membantu melakukan vaksinasi ini.

"Tentu ini juga berkat dukungan dan antusiasme masyarakat yang responsif dalam menyukseskan vaksinasi ini dengan ikut melakukan vaksin," tegasnya. 

Menurut Andi Sudirman, vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani masalah Covid-19. Sebab, vaksinasi bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Serta menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19. 

Selain memaksimalkan vaksinasi ini, upaya lainnya yang telah dilakukan Pemprov Sulsel adalah penguatan pengawasan di posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di desa dan kelurahan. 

Termasuk, melaksanakan pemeriksaan kembali di kedatangan penumpang di bandara dan pelabuhan dengan cara random menggunakan swab antigen, serta mengimbau masyarakat untuk membatasi perjalanan menuju wilayah provinsi, kabupaten dan kota yang tergolong zona merah. 

"Terpenting pula bagaimana untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, menjaga imun dengan makanan dan minuman yang bergizi, serta senantiasa berdoa agar diberi keselamatan dan kesehatan dalam menjalani aktivitas," tegasnya.

Selain upaya penanganan pandemi Covid-19, dirinya pun berharap, sistem perekonomian tetap bisa berjalan dalam upaya pemulihan ekonomi dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. 

 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post