Pengalaman Pasien Covid-19 yang Sembuh dengan Ivermectin

LIMAPAGI - Kontroversi pro dan kontra obat Ivermectin terus bergulir. Tak sedikit para dokter ahli yang menentang keras penggunaan obat ini sebagai salah satu obat penanganan Covid-19. Bahkan beberapa badan kesehatan internasional juga mengecam penggunaan obat ini.

Namun, Sofia Koswara, Vice President PT Harsen Laboratories dan Ketua FLCCC Alliance Indonesia tak patah semangat untuk memperjuangkan Ivermectin menjadi obat penanganan Covid-19 di Indonesia. Sofia menceritakan bahwa dirinya telah memulai perjalanan riset obat Ivermectin sejak bulan September 2020.

“Saya mulai perjalanan dengan Ivermectin ketika bulan September 2020,  partner saya Bapak Haryoseno  Founder PT Harsen menjelaskan tentang kesuksesan Ivermectin membasmi Covid 19 di berbagai negara miskin  karena obat ini dipercaya aman dan memiliki harga yang terjangkau.” jelas Sofia pada acara Kisah Sukses Ivermectin di Berbagai Negara sebagai Obat Pencegahan dan Terapi Melawan Covid 19.
 

Ketika mengetahui khasiat dan keunggulan obat tersebut, Sofia tak langsung mempercayai khasiatnya. Namun, dia membuktikan kandungan Ivermectin ini dengan cara membagikan kepada pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia. 
 

“Saya pertamanya juga tidak percaya akan keampuhan Obat ini sampai ketika saya bagikan kepada orang-orang yang sakit Covid-19. Mereka rata-rata sembuh dalam waktu cukup singkat.” ungkap Sofia.
 

Dirinya menceritakan bahwa Ia pernah menolong salah satu keluarga pasien Covid-19 dengan menggunakan Ivermectin. Kemudian Ia mengatakan dengan rutin mengkonsumsi Ivermectin keluarga tersebut dinyatakan sembuh dari Covid-19.
 

“Saya ingat ada satu keluarga yang sakit COvid-19 semuanya,  orang tua dan anaknya sampai pembantu dan supirnya semua kena. Istrinya bisa telpon saya tengah malam  nangis-nangis ke saya saking stress dan takut mati , terpaksa saya bangun dan menenangkan dia dan ajak si Ibu berdoa dan saya kirimin obat Ivermectin. Syukurlah semuanya sembuh semua.” jelas Sofia.
 

Selain membuktikan obat ini ampuh sebagai obat terapi Covid-19, Sofia juga kembali membuktikan bahwa obat ini dapat menjadi salah satu obat pencegahan penularan Covid-19.

“Obat ini sangat ampuh dalam pencegahan penularan,  seorang teman saya  tempatnya bekerja  total 16 orang semuanya Covid positif dan dia satu-satunya  orang yang negatif . Semua terheran-heran dan bertanya apa rahasianya? Dia menjawab: Alhamdulillah saya nggak ketularan karena dikasih makan Mbak Sofie Ivermectin sebulan sekali.” ungkap Sofia.

Tak sampai disitu, dirinya kembali berjuang untuk membuktikan khasiat obat ini dengan memberikan kepada rekan sesama dokter. Sofia menceritakan semula Ia membagikan obat Ivermectin secara paksa kepada rekan sejawatnya untuk membuktikan kepada dokter tersebut mengenai kandungan Ivermectin.
 

“Saya tetap tidak menyerah dan menyodorkan 10 set tabung plastik isi 3 tablets  ke Dokter Benny dan berkata 'Dokter coba saja dulu, katanya pasiennya dokter  Benny banyak yg mati  kena Covid, sekalipun ini obat untuk sembuhkan Hewan, tapi bila dapat sembuhkan Manusia juga apa salahnya sih Dok? Apalagi obat ini sangat aman sudah dapat Nobel Prize , sudah dibagi ke 3.7 miliar orang selama 40 tahun dan tidak ada yang mati kecuali cacing-cacingnya.” ujar Sofia

Sebelumnya Sofia menceritakan bahwa Dr Benny Octavianus yang merupakan Dokter Pribadi Prabowo Subianto, menolak mentah tawarannya. Hal ini dikarenakan Dr Benny merasa bahwa dirinya mengetahui kalau Ivermectin berfungsi untuk mengobati kutu anjing. Namun, setelah mencoba obat yang diberikan oleh Sofia, Dr Benny mempercayai kandungan dari Ivermectin. 


“Eh, seminggu kemudian Dr Benny telpon saya dan dengan penuh semangat berkata “ Bu Sofia ternyata itu obatnya hebat sekali semua pasien saya sembuh. Bisakah kirim 180 botol sekarang juga saya akan ujicoba kan kepada lebih banyak lagi pasien. Bu Sofia ini obat memang Hebat sekali. Sekarang saya benar-benar percaya dan dukung 1000 persen.” ujar Sofia.

Gea Yustika
Gea Yustika

Gea yustika is a reporter Lifestyle Channel at Limapagi, focusing on Fashion and Beauty.

Education: Major of Communication Studies at Sultan Ageng Tirtayasa University.

She has experience in the media industry. Started from being a content writer and a journalist. Not only focusing on Lifestyle or content writing, but she also has experience in data journalism.

She started her career as a content writer Lifestyle Channel at Kumparan. She also had a career at Tempo.co and Journocoders Indonesia.

 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post