Keampuhan Ivermectin Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19, Ini Kata Ahli

LIMAPAGI - Kehadiran obat yang diyakini mampu melawan Covid-19, yaitu Ivermectin seolah menjadi angin segar di tengah pandemi. Kini, obat tersebut sudah mendapat izin dari BPOM untuk dilakukan uji klinis. 

Telah banyak negara di dunia yang mulai mengeluarkan izin menggunakan Ivermectin menjadi obat penyembuhan Covid-19. Ketua tim uji klinis Ivermectin di Indonesia, dr. Budhi Antariksa, Ph.D., Sp.P(K) mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan Indonesia tengah mengkaji ulang obat Ivermectin sebagai obat terapi pasien covid-19.

Ivermectin sebelumnya dikenal sebagai salah satu obat anti parasit. Dr Pierre Korry, Frontline Covid-19 Critical Care Alliance mengatakan bahwa obat ini juga memiliki kandungan anti inflamasi yang kuat. Sehingga menurutnya obat ini dapat membantu pasien untuk melawan Covid-19.

“Yang terpenting di luar kemampuan anti virusnya, Ivermectin juga memiliki anti-inflamasi yang kuat. Kami percaya bahwa obat ini dapat membantu pemberantasan penyakit virus Covid-19.” ujar Dr Pierre.

Sependapat dengan Dr Pierre, Dr Budhi juga mengatakan bahwa Ivermectin dipercaya dapat mempercepat penyembuhan Covid-19. Hal ini dapat terjadi karena Ivermectin dikenal memiliki anti inflamasi yang dapat mencegah virus berkembangbiak.

“Ketika tubuh dimasukkan ivermectin, virus tidak bisa melakukan proses berkembang biak. Dengan Ivermectin juga dapat membantu tubuh untuk mencegah bertumbuhnya sitokin atau zat peradangan.” ujar Dr. Budhi.

Bukan tanpa data, Dr Budhi juga menjelaskan dalam salah satu jurnal studi in vitro oleh Dr. Pierre Korry bahwa ditemukan kandungan yang terdapat pada obat Ivermectin dapat menghambat replikasi Covid-19.

 

(Freepik)

Kemudian pada jurnal tersebut juga dijelaskan adanya penurunan jumlah kasus Covid yang dengan pencegahan peradangan oleh obat Ivermectin.

“Pada salah satu jurnal studi in vitro karyanya Dr Pierre, dibuktikan bahwa ivermectin dapat menghambat replikasi covid-19. Disitu juga dijelaskan ketika seseorang memakai ivermectin jumlah virusnya menurun dan mencegah peradangan sehingga proses penyembuhannya lebih cepat.” tambah Dr Budhi.

Maka dari itu, dr Budhi meyakinkan juga bahwa obat ini dapat mengurangi durasi penyakit Covid-19 yang diderita seseorang.

“Ivermectin dapat membantu untuk mencegah pasien masuk ke ICU, dan mencegah kematian pada pasien Covid-19 yang dirawat. Serta Ivermectin juga dipercaya dapat mencegah kematian pasien Covid-19 yang kritis.” ungkap dr Budhi.

Selain itu, melalui data yang disampaikan oleh Dr Pierre Korry, Frontline Covid-19 Critical Care Alliance mengemukakan bukti obat Ivermectin sebagai penangan Covid-19. Dalam data tersebut dijelaskan bahwa Ivermectin telah digunakan di 33 negara di dunia. Kemudian Ivermectin telah melalui 60 uji klinis yang melibatkan 549 ilmuwan, serta 18.931 pasien terkonfirmasi Covid-19.

Dengan melakukan beberapa uji klinis tersebut FLCCC mendapatkan hasil serta bukti bahwa Ivermectin sangat efektif sebagai salah satu obat penanganan Covid-19. Selain sebagai obat penangan, FLCCC juga melakukan uji klinis Ivermectin sebagai obat pencegahan atau profilaksis.

Selama masa uji klinis, mereka berhasil menemukan bahwa Ivermectin efektif untuk mencegah Covid-19 dengan rata-rata persentase 76 persen. Lalu meraih 85 persen untuk hasil uji Ivermectin sebagai obat penanganan dan 70 persen Ivermectin dapat digunakan untuk mengurangi angka kematian Covid-19.
 

Gea Yustika
Gea Yustika

Gea yustika is a reporter Lifestyle Channel at Limapagi, focusing on Fashion and Beauty.

Education: Major of Communication Studies at Sultan Ageng Tirtayasa University.

She has experience in the media industry. Started from being a content writer and a journalist. Not only focusing on Lifestyle or content writing, but she also has experience in data journalism.

She started her career as a content writer Lifestyle Channel at Kumparan. She also had a career at Tempo.co and Journocoders Indonesia.

 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post