Terlilit Hutang Rp22 Triliun, Joan Laporta Sebut Keuangan Barcelona Buruk

LIMAPAGI - Joan Laporta, Presiden Barcelona, baru saja melakukan jumpa pers pada Senin, 16 Agustus 2021. Pada kesempatan tersebut, dia membeberkan kondisi keuangan Blaugrana.

Laporta mengatakan keuangan Blaugrana dalam keadaan darurat. Soalnya, saat ini Barcelona menanggung beban utang sebesar 1 miliar euro atau sekitar Rp22, 8 triliun.

Baca Juga: Tisu Bekas Tangisan Lionel Messi Terjual Rp14 Miliar

Jumlah tersebut cukup fantastis. Wajar Barcelona sempat melakukan pemotongan gaji dan melepas sejumlah penggawanya, seperti Lionel Messi, beberapa waktu lalu.

“Kami telah menemukan kebijakan gaji yang salah dan menghasilkan banyak kerusakan. Ada 19 penyakit yang menelan biaya 1,1 juta euro.”

“Kami menemukan pekerjaan mendesak di Camp Nou. Itulah yang kami temukan dalam laporan 2019. Hal itu memperingatkan bahaya untuk umum,” ujar Laporta di Marca.

Laporta menjabarkan beberapa poin yang menjadi tanggungan Barcelona. Perinciannya, utang 1,35 miliar euro dipecah menjadi 617 juta euro utang bank dan 389 juta euro untuk pemain.

Karena itu, Laporta saat ini tengah berusaha memperbaiki kondisi keuangan Blaugrana. 

“Era baru sedang dimulai. Prospek jangka pendek sulit, tetapi dalam jangka menengah mereka luar biasa. Kami hanya bisa mencapainya dengan komitmen.”

Baca Juga: Angel Di Maria Sebut Sergio Aguero Ingin Bunuh Diri di Barcelona

“Semua pemain lebih termotivasi dari sebelumnya. Kami tahu itu dari kapten yang akan berjuang untuk kesuksesan musim, berjuang, dan bermain dengan baik,” tutur Laporta.

Sementara itu, Laporta tidak memungkiri Josep Maria Bartomeu, mantan Presiden Blaugrana, menjadi penyebab keuangan Barcelona memburuk. Dia ingin Bartomeu bertanggung jawab atas timnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.