Pemkot Makassar Daftarkan 15.306 Relawan Makassar Recover  Jadi Peserta  BPJamsostek

LIMAPAGI - Pemerintah Kota Makassar memberikan perlindungan kerja kepada seluruh relawan Makassar Recover. Tercatat sebanyak 15.306 relawan yang akan diberikan jaminan perlindungan kerja dan kematian.&

Hal ini dinilai perlu karena relawan tersebut menjadi garda terdepan saat ini ditengah kasus penularan Covid-19 yang kembali melonjak di hampir seluruh daerah, tak terkecuali Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).&

"Kepedulian pemerintah terhadap para pegawainya juga akan diberikan kepada relawan-relawan Makassar Recover dengan menjamin mereka dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek," kata Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi, di Makassar, Sulsel, Selasa, 29 Juni 2021.

Ia menyebutkan, selain yang tergabung dalam Relawan Makassar Recover, jaminan keselamatan kerja ini juga diberlakukan bagi seluruh tenaga kesehatan Makassar Recover. Mulai dari tenaga dokter, perawat, petugas laboratorium dan lainnya.&

"Program jaminan yang akan kita berikan kepada mereka adalah jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja," terangnya.&

Fatma mengatakan, saat ini Pemkot Makassar juga telah bersinergi dengan BPJamsostek untuk memberikan perlindungan kepada non aparatur sipil negara (ASN). Baik kepada seluruh pegawai kontrak maupun kepada RT/RW se-Makassar.&

“Pemberian perlindungan kepada seluruh pekerja di Kota Makassar sudah sesuai amanat UU SJSN. Dimana kita ingin agar seluruh pekerja memiliki jaring pengaman ketika mengalami resiko sosial karena hilangnya penghasilan akibat kecelakaan kerja dan memasuki hari tua," ujarnya.&

Sementara, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Hendrayanto mengatakan, pihaknya tentunya menyambut positif dan akan bekerja dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh relawan yang tergabung dalam program Makassar Recover.

"Program yang kita jaminkan adalah berupa Jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)," katanya.&

Ia mengungkapkan, dalam kerjasama yang dilakukan dengan Pemkot Makassar ini sifatnya akan berkelanjutan. Misalnya, jika masa relawan dalam program tersebut habis, maka akan dilanjutkan dalam skema perlindungan tenaga kerja lainnya. Antara lain, non ASN, RT/RW, pekerja keagamaan, PKH, dan lain-lain.&

"Mereka yang tercover ini terdiri dari 10 ribu orang tim relawan, tenaga kesehatan lima ribu orang. Dan 306 dokter sebagai bentuk proteksi dini terhadap risiko yang kemungkinan terjadi selama menjalankan tugas pada program,” katanya.
&

KABAR LAINNYA

Discussion about this post