USAID Investasi USD100 Juta untuk Penanganan Wabah di Indonesia

LIMAPAGI – United States Agency for International Development (USAID) sejak tahun 2005 hingga 2021 telah menanamkan investasi sebesar USD100 juta untuk penanganan wabah di Indonesia. Lembaga pembangunan asal Amerika Serikat (AS) itu fokus terhadap agenda ketahanan kesehatan di Tanah Air.

Acting DMD USAID, Laura Gonzales, mengatakan modal yang ditanamkan juga bertujuan untuk mengatasi wabah dan infeksi baru, termasuk pula pandemi Covid-19 yang masih merebak.

Program itu dilaksanakan dengan pendekatan satu kesehatan di masa depan agar manusia, hewan dan lingkungan saling terkait dengan dengan kuat.

“Program ketahanan kesehatan global yang akan berlangsung dari tahun 2019 hingga 2024 merupakan kontribusi utama USAID terhadap agenda ketahanan kesehatan Indonesia di mana kedua negara memainkan peran utama di tingkat global,” kata Laura dalam konferensi pers virtual, Selasa 29 Juni 2021.

Menurutnya, program yang dijuluki Global Health Security (GHS) itu akan menjalin kerja sama dengan organisasi pengan dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) guna melanjutkan capaian yang telah diraih dalam peningkatan kesehatan.

Hasil yang ditargetkan dalam kerja sama itu nantinya berupa kesiapsiagaan negara dalam melakukan deteksi dini terhadap ancaman wabah lainnya di masa depan.

“Menggabungkan apa yang telah dipelajari dari pandemi Covid-19 untuk semakin mengasah kemampuan deteksi kesiapsiagaan dan juga respons pandemi di Indonesia,” kata dia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan), Kasdi Subagyono, menjelaskan pihaknya menyambut baik kerja sama strategis itu. Kerja sama kementerian dengan para mitranya dapat mengurangi dampak penyakit yang ditimbulkan dari hewan.

Melalui program itu, sasaran utama yang dibidik yakni masyarakat yang memiliki usaha peternakan agar memberikan jaminan kesehatan hewan yang akan dijual ke pasar.

Ia juga meminta kerja sama semua pihak agar program ini dapat segera diimplementasikan.

“Oleh karena itu kepada semua pihak yang terkait dengan kesehatan hewan kami mohonkan untuk bersiap diri diberikan berbagai hal dalam konteks kapasitas dari kesehatan hewan yang kita rancang agar bisa dipahami dan nantinya disampaikan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post