Chanel Luncurkan Produk Kecantikan “No. 1” yang Ramah Lingkungan

LIMAPAGI - Chanel dikenal sebagai salah satu merek yang berfokus pada lini fashion. Namun, rumah mode tersebut juga memiliki produk kecantikan untuk para perempuan.

Kabar terbaru, Chanel akan segera merilis lini produk kecantikan dan perawatan kulit yang ramah lingkungan. Melansir dari WWD, Jumat, 7 Januari 2022, lini produk kecantikan tersebut diberi nama No.1. Chanel.

Chanel mengatakan bahwa produk kecantikannya menggunakan 97 persen bahan alami dari kandungan utama bunga camellia. Bunga ini sendiri merupakan bunga yang menjadi ikon Gabrielle Chanel, selaku pendiri rumah mode tersebut.

Baca Juga: Sesuai dengan Isi Pidato, BTS Kenakan Pakaian Ramah Lingkungan di Sidang PBB

Hampir seluruh bagian dari bunga camellia digunakan oleh Chanel sebagai bahan produksi. Mulai dari kelopak, biji, hingga serbuk sarinya.

Bukan tanpa alasan bunga camellia ini dipilih oleh Chanel sebagai bahan baku utama. Pihak Chanel mengatakan bahwa bunga camellia dipilih karena kemampuannya yang dapat meningkatkan kekuatan lapisan atas kulit dan mempertahankan penampilan awet muda seseorang.

Di laboratorium, bunga camellia dibuat menjadi minyak yang kaya akan asam protocatechuic dan antioksidan yang digunakan sebagai bahan dasar dalam lini perawatan kulit ini.

Ada banyak manfaat dari minyak tersebut. Molukel dalam minyak dikatakan mampu meningkatkan pertahanan kulit, memperlambat dehidrasi, membuat tampak muda, dan mengurangi permasalahan kulit seperti kerutan, pori besar, kulit kusam, dan kering.

“Ini adalah keahlian baru kami yang sekarang banyak dipelajari di dunia kedokteran dan bahan ini tidak banyak digunakan di dunia kosmetik,” kata Armelle Souraud, direktur komunikasi ilmiah internasional Chanel.

Baca Juga: Selamatkan Hewan Laut, Produk Kecantikan Ini Buat Kemasan Ramah Lingkungan

Selain pada bahan bakunya, Chanel juga terapkan konsep ramah lingkungan pada packaging. Koleksi No. 1 Chanel mengintegrasikan cangkang benih pelindung bunga camellia ke dalam tutup stoples krimnya.

Setiap tutup produk terbuat dari bahan daur ulang atau bersumber dari hayati. 80 persen kemasannya terbuat dari kaca yang dapat didaur ulang. Penggunaan plastik – terutama sekali pakai – dibatasi. Tidak ada selebaran kertas yang digunakan, sedangkan tinta organik digunakan pada botol kaca.

Bahkan, tidak ada bahan kimia yang digunakan dalam menumbuhkan bunga camellia dan bahan organik lainnya sehingga produk kecantikan Chanel No.1 diklaim sangat menerapkan praktik keberlanjutan.

Sara Agustriana
Sara Agustriana

Reporter for the Lifestyle Channel at Limapagi.id

Sara focuses about travel dan food.

KABAR LAINNYA