Jadi Tersangka, Sopir TransJakarta yang Tabrak Pospol PGC Terancam Bui 1 Tahun

LIMAPAGI - Polisi telah menetapkan sopir bus TransJakarta yang menabrak pos lantas depan PGC Cililitan, Jakarta Timur sebagai tersangka. Akibat insiden ini, satu orang terluka dan pospol mengalami rusak parah.

"Iya, (sopir TransJakarta) sudah ditetapkan tersangka," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Selasa, 7 Desember 2021.

Meski telah ditetapkan menjadi tersangka, Sambodo menyebut, pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap sopir TransJakarta tersebut. Pertimbangan itu dilakukan mengingat hanya terjadi dampak kerugian materi saja akibat kecelakaan itu.

Namun, Sambodo menegaskan, penyidik tetap menerapkan wajib lapor kepada sang sopir.

"Nggak ditahan, kerugian materi saja. Jadi nggak dilakukan penahanan," terangnya.

Baca Juga: Bus Transjakarta Terus Kecelakaan, Komisi B DPRD DKI Desak Restrukturisasi

Secara terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono menyatakan sopir TransJakarta tersebut disangkakan dengan Pasal 310 ayat 2 Undang Undang Lalu Lintas.

"Yang bersangkutan terancam hukuman satu tahun penjara," jelasnya.

Sebelumnya, sebuah bus TransJakarta mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak Pos Polisi di dekat Lampu Merah Pusat Grosir Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis siang, 2 Desember 2021, tepatnya sekitar pukul 13.23 WIB.

Bus tersebut diketahui melaju pada kecepatan 10 hingga 15 KmJam sebelum sopir melakukan putar balik. Namun, selepas putar balik dan dongkrak terjatuh hingga menekan pedal gas, kecepatan bus justru melaju tinggi.

Baca Juga: Fraksi PDIP DPRD DKI Desak 3 Direktur Transjakarta Dicopot

Akibat insiden tersebut, seorang petugas dari Transjakarta mengalami luka dan langsung dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sopir bus TransJakarta itu diketahui tidak mengalami luka serius akibat kecelakaan ini.

KABAR LAINNYA