Mengulik Kandungan Ivermectin yang Diyakini sebagai Obat Terapi Covid-19

LIMAPAGI - Saat ini sudah banyak yang mendukung upaya Ivermectin menjadi obat terapi Covid-19. Hingga, uji klinis kini sedang dilakukan di delapan Rumah Sakit.

Di Indonesia, uji klinis telah disetujui oleh BPOM terkait manfaat untuk dijadikan obat terapi Covid-19. Tentunya menjadi angin segar di tengah lonjakan kasus yang signifikan.

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) dan Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat sudah merekomendasikan Ivermectin untuk terus digunakan dalam rangka uji klinis.

Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk mengulik beberapa kandungan hingga khasiat dari ivermectin yang wajib kamu ketahui, seperti di rangkum Limapagi dari berbagai sumber. Berikut penjelasan lengkapnya.  

Ivermectin merupakan obat yang bersifat semisintentik, agen anthrlminitik untuk pemberian oral. Berasal dari avermectins, kelas spektrum dari ivermectin luas dan sangat aktif, serta agen anti-parasit yang diisolasi dari produk fermentasi Streptomyces avermitilis. 

Rumus empiris masing-masing adalah C48H74O14 dan C47H72O14, dengan berat molekul masing-masing 875,10 dan 861,07.

Obat satu ini tersedia dalam tablet dan mengandung bahan tidak aktif, seperti selulosa mikrokristalin, pati pregelatinized, magnesium stearat, hidroksianisol terbutilasi dan bubuk asam sitrat (anhidrat).

Dengan kandungan tersebut, ivermectin bekerja dengan cara yang sama dan kerap digunakan untuk mengobati berbagai penyakit yang menyerupai parasit hingga virus.

"Terdapat kandungan sitokin. Pada sebuah jurnal dibuktikan bahwa kandungan ini bisa menghambat replikasi virus," papar dr. Budhi Antariksa, Ph.D., Sp.P(K).

Ketika dikonsumsi, ivermectin dapat bekerja mengikat bagian dalam parasit. Alhasil, dapat melumpuhkan hingga mematikan parasit tersebut sementara waktu, dan mempercepat proses penyembuhan

Afrizal Abdul
Afrizal Abdul

Reporter who focuses on lifestyle, is more in-depth about health, travel and parenting.

Education: State Polytechnic of Creative Media Jakarta, Diploma in Communication Studies.

First plunged into the media industry focused on lifestyle for two years, and has a strong network of relationships. Either with doctors, psychologists or influencers.

He has experience as an intern at DepokPos, by writing on various issues, from travel, culinary to sports. Furthermore, working experience at Akurat.co as a lifestyle reporter.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post