Peringati Haornas, Menpora Sambut DBON untuk Raih Prestasi

LIMAPAGI - Zainudin Amali, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), menyambut perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38 yang jatuh pada Kamis, 9 September 2021.

Menpora menyebut perayaan Haornas ke-38 mengusung tema Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk Indonesia Maju.

Baca juga: Menpora Sambut Haornas dengan Perkenalkan DBON

“Peringatan Haornas ke-38 ini mengambil tema DBON untuk Indonesia Maju sesuai arahan Presiden kepada kami dan pemangku kepentingan olahraga lain.”

“Kami diminta untuk melakukan peninjauan total terhadap ekosistem olahraga nasional. Lalu, kami diminta melakukan perbaikan tata kelola olahraga prestasi.”

"Selain itu, kami juga harus melakukan sinergitas antara pemangku kepentingan olahraga nasional dari tingkat pusat ke tingkat daerah," kata Zainudin Amali dalam tayangan di YouTube Kemenpora RI.

Melalui DBON, Pemerintah ingin pembinaan dan pengembangan olahraga bisa dilakukan secara modern agar mampu melahirkan atlet-atlet Tanah Air berkualitas.

“Kami sadar bahwa tidak ada prestasi yang instan. Untuk menghasilkan prestasi, dibutuhkan pembinaan yang berkesinambungan, tentu dengan dukungan elemen-elemen penunjang lain." 

"Dalam pembinaan olahraga modern, sport science harus menjadi panduan utama dalam melahirkan atlet-atlet tingkat dunia."

"Kemudian, kami harus menempatkan sumber daya manusia yang tangguh, berkarakter, dan punya kemampuan bersaing," ungkap Zainudin Amali.

DBON akan menjadi panduan melahirkan prestasi tingkat internasional dengan tujuan utama Olimpiade. Tak heran, DBON bakal ‘tersebar’ dari hulu sampai hilir.

Semua hal akan dipersiapkan mulai dari target, sasaran, hingga sarana dan prasarana. Jadi, prestasi olahraga Indonesia tak lagi kebetulan, melainkan terencana dan sistematis.

Baca juga: Kemenpora Sepakati Kemitraan dengan Kadin untuk DBON

“Prestasi itu harus melalui desain. Sehingga, segala sesuatu yang berkaitan dengan prestasi harus punya rujukan yang jelas dengan ukuran-ukuran pasti.”

"Lalu, ukuran dan rujukan itu bisa beradaptasi dengan berbagai situasi dan kondisi. Karena itu, Indonesia memerlukan DBON," ujar Menpora.

Menpora lebih lanjut berharap DBON bisa menjadi pemicu lahirnya atlet berprestasi internasional dalam jangka waktu panjang sampai paling tidak 2045.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.