Penerbangan Sepi, Lion Air Group Rumahkan 8.050 Karyawan

LIMAPAGI - Lion Air Group memastikan sebanyak 25-35 persen dari total jumlah karyawan 23.000 orang akan dirumahkan. Hal ini menyusul krisis pendapatan keuangan yang dialami perusahaan penerbangan tersebut.

Jika dihitung karyawan yang dirumahkan berada di kisaran 5.750 sampai 8.050. Corporate Communications Strategic of Lion Air group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, kebijakan tersebut diambil berdasarkan kondisi finansial yang dialami Lion Air selama masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: PPKM Darurat Bikin 90 Persen Pesawat Lion Air Group Menganggur

"Kondisi pendapatan sangat minimal, masih mempunyai komitmen finansial yang harus dipenuhi, terjadi pembatasan perjalanan dan pengurangan frekuensi sementara operasional pada rute-rute penerbangan tertentu serta biaya-biaya harus ditanggung masih cukup besar, Lion Air Group sedang menjalankan pemetaan agar lebih fokus penguatan di seluruh lini bisnis yang berdampak secara keseluruhan," kata Danang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 31 Juli 2021.

Menurut Danang, keputusan berat tersebut diambil sebagai upaya konsentrasi efektif dan efisien yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan jalannya bisnis yang berkesinambungan dan tetap terjaga.

Baca Juga: Lion Air Group Berikan Layanan Vaksin Gratis di Bandara Soekarno Hatta

"Lion Air Group sangat menghargai seluruh karyawan, berterima kasih sebesar-besarnya atas dukungan, kinerja, dedikasi, pencapaian di bidangnya masing-masing, keterlibatan selama ini, selalu berpandangan luas selama melewati situasi ini bersama guna mendukung operasional penerbangan," ujarnya.

Kendati demikian, kata Danang, sampai saat ini Lion Air Group masih terus beroperasi 10 sampai 15 persen dari kapasitas normal sebelum adanya pandemi Covid-19, yakni dengan jumlah penerbangan sebanyak 1.400 per hari.

"Hingga saat ini, Lion Air Group senantiasa menjalankan berbagai inisiatif atas kesepakatan bersama guna mendukung operasional dan layanan perusahaan termasuk menghadapi ketidakpastian situasi dampak dari pandemi Covid-19 yang penuh tantangan ini," ucapnya.

Lebih lanjut Lion Air Group berharap dengan adanya langkah dan keputusan itu, tidak memengaruhi pelayanan penerbangan yang mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan, terjangkau, dan sehat ke depannya.

"Lion Air Group masih terus memonitor, mengumpulkan data dan informasi, mempelajari situasi yang terjadi seiring mempersiapkan rancangan penyusunan dan langkah lainnya yang akan diambil guna tetap menjaga kelangsungan hidup perusahaan sekaligus meminimalisir beban yang ditanggung selama pandemi Covid-19," tuturnya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.