Hari Terakhir Sebelum Meninggal, Korban Dugaan Pembunuhan di Sleman Main Futsal

LIMAPAGI - Kematian SYP, 14 tahun, warga Dusun Kedulan, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman meninggalkan duka cukup dalam. Tak terkecuali sahabat karib korban, Dian Abista aditama, 14 tahun.

Sebelum meninggal dengan kondisi mengenaskan, putra tunggal dari pasangan Maryati dan Dodo Purwanto (almarhum) pergi bersama sahabat semasa kecilnya bernama Dian Abista aditama, 14 tahun. "Sejak pagi sampai sore hari kami pergi bersama," kata Abi sapaan kepada LIMAPAGI ditemui di lokasi pemakaman dusun setempat, Kamis, 29 Juli 2021.

Baca Juga: Bocah SMP di Sleman Meninggal Berlumur Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Abi, sapaan akrabnya, mengaku pergi bersama korban untuk COD (Cash On Delivery) menggunakan motor korban berboncengan. Selanjutnya keduanya pergi bermain futsal bersama teman-teman lainnya sampai sore

hari. Sekitar pukul 17. 30 WIB tepatnya sebelum magrib, ia dan korban memutuskan pulang ke rumah masing-masing. "Korban mengantar saya pulang ke rumah. Itu terakhir saya bareng sama dia (SYP),"ucapnya.

Beberapa jam setelah itu, Abi terkejut setelah menerima kabar duka itu. Ibu korban mengatakan, anaknya meninggal dunia dengan cara dibunuh.

Abi bersama orang tuanya yang tinggal di Dusun Tawangajek RT 5 RW 06 akhirnya mendatangi rumah korban. Tiba di lokasi Abi masih tidak menyangka teman karibnya ini telah tiada untuk selamanya.

Baca Juga:&Kesaksian Tetangga di Rumah Korban Dugaan Pembunuhan di Sleman

Disinggung apakah korban pernah terlibat permasalahan dengan orang lain, Abi menjawab korban adalah anak yang baik. "Dia itu anaknya baik banget. Enggak ada masalah sama orang lain," katanya.

Sebelumnya diberitakan, bocah kelas 3 SMP ini meninggal bersimbah darah di rumahnya Dusun Kedulan, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman pada Rabu, 28 Juli 2021 sekitar pukul 19.00 WIB.

Luka yang ada di tubuh korban seperti luka sayatan. Tubuh korban penuh dengan luka terbuka serta darah. Bahkan pergelangan tangan korban hampir putus.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post