Wagub DKI soal Tunjangan DPRD yang Naik Rp26,42 Miliar

LIMAPAGI - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara perihal tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta tahun 2022 yang naik.

Menurut Riza kenaikan besaran anggaran itu sudah melalui serangkaian kajian dan proses di Kementerian Dalam Negeri.

“Usulan ini kan ada prosesnya, ada tahapannya, tentu tidak ujuk-ujuk diusulkan, itu ada tahapannya, ada peningkatan itu dibolehkan, yang penting sesuai dengan aturan, ketentuan, dan rasional,” kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis 6 Januari 2021 malam.

Baca Juga: Ketua DPRD DKI Habiskan Malam Tahun Baru Bareng Cucu: Lelah Jadi Bahagia

Menurut Riza kenaikan anggaran tunjangan itu masih dalam batas wajar dan sesuai aturan. Kendati demikian, ia mengatakan nantinya anggaran itu akan tetap melalui mekanisme evaluasi.

“Nanti akan dilakukan evaluasi bersama, termasuk (yang sudah ditetapkan) sudah ada evaluasi masukan dari Kemendagri, dewan sangat paham, sangat mengerti, sangat realistis, kita boleh mengupayakan ada peningkatan yang wajar, yang rasional, yang realistis tapi semuanya berpulang pada aturan dan ketentuan,” pungkas Riza.

Diketahui, tunjangan para anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 naik sebesar Rp 26,42 miliar dibanding tahun sebelumnya. Apabila ditotal anggarannya kini menjadi Rp 177 miliar.

Baca Juga: Ketua DPRD DKI Peringatkan Sekda, Punya Hak Koreksi APBD Evaluasi Kemendagri

Apabila anggaran Rp 177 miliar tersebut dibagi rata untuk 106 total anggota dewan, maka satu orang akan menerima kurang lebih Rp 139 juta perbulan.

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 903-5850 Tahun 2021 tentang Evaluasi RAPBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2022.

KABAR LAINNYA