26 Tahun Mengabdi, Richard Mainaky Putuskan Pensiun dari PBSI

LIMAPAGI - Setelah mengabdi hingga 26 tahun di Pelatnas PBSI, Richard Mainaky, kepala pelatih ganda campuran, mengumumkan pensiun dirinya pada 27 September 2021 mendatang.

Keluarga menjadi alasan utama Richard memilih untuk pensiun. Menurutnya, profesinya ini cukup menyita waktunya untuk berkumpul dengan keluarga.

Baca juga: Rionny Mainaky Bangga dengan Pencapaian Bulu Tangkis di Olimpiade Tokyo

"Yang menjadi dasar utama itu keluarga karena jujur selama 26 tahun itu, waktu untuk keluarga sangat terbatas sekali," kata Richard.

"Jadi kalau mau cerita selama ini saya jam lima pagi sudah harus berangkat ke pelatnas, pulang jam enam sore. Kumpul sama keluarga paling Sabtu dan Minggu,"

"Itu akhirnya yang membuat saya berkeinginan kuat untuk pensiun dari PBSI juga karena keluarga saya ingin pulang ke Manado. Jadi saya harus mengalah,"

Sebelumnya, pelatih 56 tahun ini memang sudah cukup lama dirumorkan akan pensiun. Tetapi, hal ini baru sempat ia lakukan pada 2021 ini.

"Di Olimpiade 2012 itu kan Owi/Butet (Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir) hanya sampai semifinal. Lalu di Olimpiade Rio 2016 mereka bisa meraih medali emas dan mengembalikan tradisi," ungkap Richard.

"Di situ saya berpikir empat tahun kemudian atau Olimpiade Tokyo 2020 bisa mempertahankan medali emas tersebut."

Kabar pensiunnya Richard ini memang cukup mengagetkan, termasuk dengan keluarganya sendiri. Tetapi, ia mengaku bahwa keputusannya ini sudah mendapat restu dari keluarganya.

Baca juga: Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade Tokyo

"Mereka mendukung apapun yang saya pilih. Adik-adik saya berterima kasih karena saya sudah menjadi awal jalan keluarga Mainaky ke Jakarta untuk bermain bulutangkis," ujarnya.

"Saya juga yang pertama berkarier menjadi pelatih. Saya berharap adik-adik saya bisa terus sukses! 
" tutur Richard. 

KABAR LAINNYA

Discussion about this post