Awas! Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Melonjak 300 Orang

LIMAPAGI - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat kasus positif Covid-19 di Ibu kota bertambah 300 orang per Jumat, 7 Januari 2022. Angka ini melonjak dibanding penambahan pada pekan kemarin yang rata-rata di bawah angka 100 kasus.

Kasus positif harian di Jakarta sendiri mencapai puncaknya pada 12 Juli 2021 lalu, dimana saat itu kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 14.619 orang dalam 24 jam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, dengan adanya penambahan ini, total kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta menjadi 866.631 kasus. Sementara total jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 1.394 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Baca Juga: Kabarkan Positif Covid-19 usai Liburan ke Turki, Ashanty Justru Diserang Netizen

Pertambahan kasus positif Covid-19 tersebut diketahui setelah dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) pada 14.258 spesimen.

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 13.259 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 300 positif dan 12.959 negatif," kata Dwi dalam keterangan tertulis Jumat, 7 Januari 2022.

Sementara itu, dari 36.819 orang yang melakukan tes antigen 34 positif dan 36.785 negatif. Hanya saja, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena perlu konfirmasi ulang dengan PCR.

Ia memaparkan berdasarkan data Dinkes DKI dari total kasus positif Covid-19, 851.648 dinyatakan sembuh dengan pesentase 98,3 persen.

Kemudian adapun jumlah orang yang meninggal dunia karena Covid-19 sebanyak 13.589 orang dengan persentase tingkat kematian 1,6 persen. Jumlah tersebut 3,4 persen dari tingkat kematian Indonesia.

Baca Juga: Kemenkes Terbitkan Aturan, Kontak Erat Pasien Omicron Wajib Isolasi 10 Hari

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,6 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,0 persen.

Sementara itu, untuk jumlah total vaksinasi dosis pertama saat ini sebanyak 11.929.959 orang atau 118,3 persen. Sedangkan, total dosis kedua kini mencapai 9.328.424 orang atau 92,5 persen.

KABAR LAINNYA